Berita Terkini

Profil Wanda Hara, Pria Bercadar yang Ikut Kajian Ustadz Hanan Attaki

Kamu mungkin pernah mendengar nama Wanda Hari. Ya, pria ini memang berkecimpung di industri hiburan bersama artis Tanah Air, terutama soal urusan fashion stylist...

Demo Sempat Ricuh! Inilah 12 Tuntutan BEM SI untuk Jokowi di Akhir Masa Kepemimpinannya

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Senin (22/7/2024).Dalam aksi demo tersebut BEM SI menyikapi...

Rangkuman Film Hijack 1971, yang Diangkat dari Kisah Nyata Pembajakan Pesawat Korea Selatan

Setelah sukses dirilis di Korea Selatan pada 21 Juni 2024, film Hijack 1971 akhirnya resmi tayang di Indonesia pada 17 Juli 2024. Film debut...

Joe Biden Mundur dari Pilpres AS dan Digantikan dengan Sosok Ini, Simak Isi Surat Pengunduran Dirinya

Presiden petahana Joe Biden putuskan untuk mundur dari ajang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2024 yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 November 2024.Dari keputusannya...

Download Lagu MP3 Gratis: Tips dan Trik Terbaik

Berbagai situs dan aplikasi kini menawarkan akses ke jutaan lagu dari seluruh dunia, memungkinkan pecinta musik untuk menambah koleksi lagu dengan cara download lagu...
HomeNewsTersangka Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati Terus Bertambah, Jadi 4...

Tersangka Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati Terus Bertambah, Jadi 4 Orang

Pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman kasus pengeroyokan bos rental mobil asal Jakarta yang tewas diamuk sejumlah warga di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis (6/6).

Sebelumnya, polisi telah berhasil menangkap dua tersangka yaitu EN (51) dan BC (37) pada Jumat (7/6) yang diduga sebagai dalang dari pengeroyokan bos rental mobil berinisial BH (52) beserta ketiga rekannya yaitu SH (28), ES (37), dan KB (54) yang juga menjadi korban pengeroyokan.

Polda Jawa Tengah pun berkomitmen akan terus mengusut masalah ini. Pihaknya akan melakukan panggilan dan pemeriksaan kepada sebanyak 35 orang saksi, dengan asumsi bahwa tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka dalam kasus ini akan terus bertambah.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi menyampaikan, petugas dari Polda Jawa tengah telah mengantongi nama-nama yang akan dipanggil untuk pemeriksaan dan upaya paksa. Ia menegaskan, bagi pelaku yang masih bersembunyi untuk segera menyerahkan diri kepada aparat.

“Kapolda Jawa Tengah telah mengantongi nama-nama yang nanti akan kita lakukan upaya paksa. Kemarin sudah kita tangkap lagi satu orang. Oleh karena itu segera kepada masyarakat kita yang menjadi potensi pidana untuk segera menyerahkan diri”, kata Irjen Pol. Ahmad Luthfi kepada wartawan pada Rabu (12/6).

Ia juga menambahkan, warga yang masuk dalam video tidak serta merta langsung dapat dipidanakan. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan untuk membuktikan kebenaran.

“Kita akan sidik tuntas. Memang kalau dari hasil video tidak serta merta orang itu dipidanakan, kita kewajibannya adalah membuktikan siapa melakukan apa, dengan apa, dan itu merupakan rangkaian yang nanti akan kita buktikan”, lanjut Irjen Pol. Ahmad Luthfi.

Saat ini, jumlah tersangka dalam perkara tersebut bertambah dua orang yaitu AG (35) dan M (37), sehingga jumlahnya menjadi empat orang tersangka.

Pihak kepolisian menyampaikan, tiga orang tersangka di antaranya akan dijerat hukuman dengan pasal 170 ayat 2 poin ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, serta satu orang di antaranya dijerat pasal yang sama poin ke-2 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Baca juga: Diteriaki Maling! Bos Rental Mobil Tewas di Pati Usai Dikeroyok Sejumlah Warga, Berikut Kronologi dan 4 Faktanya

Kronologi terjadinya kasus tersebut, seorang pemilik rental mobil asal Jakarta berinisial BH (52) mengalami nasib nahas saat mendatangi lokasi dimana mobil rentalnya berada, yaitu Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Kamis (6/6).

BH datang ke lokasi tersebut bersama ketiga rekannya. Berdasarkan keterangan salah satu korban pengeroyokan tersebut menceritakan awal mula kejadian tersebut. Korban bercerita, mereka berangkat dari Jakarta menuju Pati untuk mengambil mobil rental milik saudara BH.

“Keterangan dari korban pengeroyokan yang masih bisa kami interogasi, awal mula mereka berangkat dari Jakarta menuju Pati, diajak saudara BH untuk mengambil mobil rentalan milik saudara BH,” kata Kasat Reskrim Polres Pati Kompol Muhammad Alfan Armin, Jumat (7/6/2024).

Kemudian, korban diteriaki maling saat hendak mengambil mobil Honda Mobilio yang berada di depan rumah salah satu warga. Mobil tersebut merupakan mobil rental yang dimaksud keempat korban.

“Korban BH membuka dan membawa mobil tersebut dengan kunci cadangan, ada warga yang melihat mobil tersebut dibawa, lalu berteriak “Maling” dan mengejar Mobil yang dibawa para Korban, kemudian setelah berhasil dihentikan, para Korban keluar Mobil dan dipukuli oleh massa”, ungkap Kompol Alfan.

Akhirnya, sejumlah warga melakukan main hakim sendiri kepada empat orang tersebut termasuk BH, pemilik rental mobil. BH beserta ketiga rekannya dihajar massa hingga babak belur usai diteriaki maling tau pencuri mobil.

Hingga polisi dari Polsek Sukolilo mendatangi tempat terjadinya pengeroyokan untuk meredam aksi massa dan melakukan evakuasi korban.

Buntut dari kasus pengeroyokan tersebut, ramai di media sosial hingga muncul isu bahwa kecamatan Sukolilo merupakan sarang bandit kendaraan bodong hasil curian.

Terkait dengan isu tersebut, Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menepis, bahwa kasus pengeroyokan tersebut diluar kendali dan tidak benar adanya. Ia mengimbau kepada masyarakat terutama pengguna media sosial untuk lebih berhati-hati dalam menyerap informasi yang beredar.