NU Circle Tanam Perdana “Santri Pohon”

Wakil Ketua Umum NU Circle Ahmad Rizali dan Sekjen Habe Arifin memanam perdana "Santri Pohon" di kawasan Bogor, Selasa (16/2). Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Bogor―Wakil Ketua Umum NU Circle Ahmad Rizali melakukan penanaman perdana pohon Balsa dalam Program Santri Pohon.

Penanaman dilakukan di Desa Tangkil Kabupaten Bogor. Hadir dalam penanaman perdana ini Sekretaris Jenderal NU Circle HB Arifin.

“Program ini dibuat untuk memberikan beasiswa bagi santri dengan cara menanam pohon. Setiap pohon yang ditanam telah diberi barcode sehingga dapat dimonitor pertumbuhannya. Program ini diharapkan bisa didukung pemerintah dan berbagai lembaga swasta dan BUMN,” tegas Ahmad Rizali.

Tahap awal, NU Circle menanam di lahan seluas hampir satu hektar dengan jumlah pohon 1.500 pohon. Diharapkan selama tiga tahun pohon ini sudah dapat dipanen. Pohon Balsa diambil kayunya dan sangat diminati industri aeromodeling dan furniture terutama di Cina dan negara-negara Eropa. Ekspor produk ini sangat diminati dunia internasional.

Menurut Ahmad Rizali, banyak lahan kosong di madrasah, pesantren, dan kebun-kebun keluarga. Lahan itu dibiarkan kosong sehingga tidak produktif.

“Jika ditanami kayu, lahan kosong itu bisa sangat produktif. Hasilnya bisa untuk membiayai santri-santri agar bisa menempuh pendidikan lebih tinggi,” katanya.

Menurutnya, NU Circle telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan eksportir kayu. Mereka telah berkomitmen membeli kayu dari pohon yang ditanam hari ini.

“Dalam tiga tahun ke depan, perusahaan eksportir kayu ini akan membeli pohon yang kita tanam. Jadi pembeli pohon sudah tersedia. Tinggal ditanam dan dipelihara, “ ujarnya.

Menurutnya, setelah usia satu tahun, masyarakat juga bisa membeli pohon yang ditanam hari ini. Masyarakat dapat memantau pohon yang dibelinya melalui aplikasi yang sudah disiapkan.

“Kami sudah bekerjasama dengan PT Saman yang menyediakan aplikasi pohon. Jadi setiap pohon sudah diberi identitas khusus dan bisa dipantau setiap saat melalui aplikasi ini,” katanya.

Penanaman ini diharapkan bisa menjadi program yang lebih masif melalui sinergi dengan berbagai pihak terutama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Program Santri Pohon NU Circle merupakan tindak lanjut dari kerjasama NU Circle dengan Kementerian LHK khususnya dalam Perhutanan Sosial,” pungkasnya. (ahm)

Comments

comments