Omnibus Law Diteken, Mahasiswa Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

Mahasiswa menggelar demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja tepat setahun masa jabatan Jokowi-Ma'ruf Amin di dekat Istana Merdeka Jakarta./Foto: Acuantoday,com (Rahmat)

Acuantoday.com, Jakarta―Para mahasiswa protes atas keputusan Presiden Joko Widodo yang akhirnya menandatangani Undang-Undang Cipta Kerja. Mereka melayangkan surat terbuka.

Surat bercap tanggal 3 November 2020 itu, mencantumkan Remy Hastian, yang mengatasnamakan Koordinator BEM Seluruh Indonesia, .

Intinya, BEM SI meminta keberpihakan Presiden Jokowi untuk rakyat dengan mencabut UU Ciptaker.

“Apakah Bapak (Presiden Jokowi) masih ingin memaksakan UU tersebut terus dijalankan tanpa memperhatikan suara atau aspirasi dari rakyat yang memilih bapak?” tanya Remy mewakili mahasiswa.

Poin penekanan untuk Presiden Jokowi mendengar suara rakyat begitu kental disuarakan dalam surat ini, mengingat UU Ciptaker dianggap sarat kepentingan golongan pengusaha.

“Bapak beserta Kabinet bapak disumpah untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia bukan malah untuk memperjuangkan kesejahteraan para pengusaha-pengusaha besar apalagi yang berbasis perusahaan asing,” katanya.

“Tunjukkanlah bahwa Bapak masih berpihak kepada rakyat Indonesia bukan justru berpihak pada korporasi yang mungkin justru hanya ingin merusak alam Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, mahasiswa memandang buruh dan petani akan menjadi kelompok masyarakat yang terdampak buruk akibat pengesahan UU Ciptaker.

Selama UU Ciptaker tidak mengakomodasi semua kepentingan lapisan masyarakat, gejolak akan terus terjadi, menyusul aksi demo belakangan gari ini terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Oleh karenanya, Presiden Jokowi diharapkan untuk kembali pada rakyat.

“Bapak Presiden, selesaikanlah krisis ini jangan sampai krisis ini berkembang menjadi krisis sosial, dan krisis politik. Sudah saatnya Bapak menemui rakyat yang sudah memilih Bapak menjadi Presiden satu tahun yang lalu, dengarkan aspirasi kami hari ini,” pesan mahasiswa. (rwo)

Comments

comments