Orang Pendendam Berisiko Terkena Sakit Punggung

Ilustrasi-- sumber gambar backonsite.com

Acuantoday.com— Ternyata bukan hanya orang yang banyak duduk saja berisiko terkena sakit punggung tapi orang pendendam pun memiliki risiko yang sama. Mungkin pernyataan para ahli tentang dampak dari kebiasaan menyimpan amarah atau mendendam, agak membingungkan dan menjadi pertanyaan mereka yang awam. Bagaimana hubungannya dendam dan sakit punggung.

Jangan khawatir, ini ada penjelasannya. Menurut para ahli, orang yang suka memafkan akan jarang depresi, marah, dan jarang merasa sakit dan nyeri. Sebaliknya bagi mereka yang suka menyimpan amarah ataupun dendam.  Emosi menyebabkan ketegangan otot dan pikiran, itu akan mempengaruhi sinyal rasa sakit Anda. Dendam tidak hanya buruk bagi Anda secara fisik tapi juga terhadap kesehatan emosional Anda. Demikian dilansir fitnea.com.

Selama ini kebanyakan orang hanya tahu bahwa terlalu banyak duduk, atau mereka yang banyak bekerja di belakang meja, terancam menderita sakit punggung. Tapi ternyata tidak hanya itu. Selain mereka yang terbiasa menyimpan marah, sakit punggung juga mengancam mereka yang sedang stress.

sumber gambar charlestonphysicians.com

Ketika Anda  stres, seluruh tubuh juga menegang termasuk otot-otot di leher dan punggung yang kontraksi dan merengang berulang kali. Jika Anda terus menerus stress, otot-otot yang tegang itu tak dapat kesempatan untuk relaks sehingga menimbulkan rasa sakit pada punggung. Ada banyak cara menurunkan stress, di antaranya, meditasi, berolahraga, dan mandi air hangat.

Olahraga. Lakukan olahraga yang membangun otot yang amat penting untuk menopang tulang punggung. Jika tak sering melakukannya, Anda akan merasa kaku, otot melemah dan mengalami kemerosotan pada cakram tulang belakang. Yang terbaik, lakukanlah latihan memperkuat punggung dan perut.

Junk food. Terlalu banyak makan makanan junk food –kalori tinggi namun nutrisi rendah— menyebabkan penambahan berat badan. Kenaikan berat badan dapat membuat beban pada punggung Anda bertambah. Kelebihan berat badan di bagian tengah tubuh menyebabkan panggul tertarik ke depan sehingga menyebabkan tekanan pada punggung. Individu yang kelebihan berat badan paling berisiko terkena osteoarthritis. Kurangi berat badan 5 sampai 10% dari berat badan Anda untuk memulihkan kondisi punggung Anda.***dian

Comments

comments