Pagar Papan Nama Malioboro Dipertahanan, Ini Alasan Pemkot Yogya

Papan nama Jalan Malioboro masih dilingkar pagar besi pembatas guna mencegah kerumunan wisatawan yang ingin berfoto. (Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Yogyakarta- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memutuskan mempertahankan pagar besi papan nama Malioboro. Hal ini guna mencegah terjadinya kerumunan wisatawan yang ingin berfoto.

Papan nama Malioboro yang berada di seberang Hotel Inna Garuda selama ini menjadi primadona lokasi wisatawan berfoto. Sejak diterapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), papan nama tersebut di lingkari oleh pagar besi.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro, Ekwanto, koordinasi dengan Pemkot Yogyakarta sudah dilakukan. Atas pertimbangan banyaknya wisatawan pada pekan lalu diputuskan bahwa papan Jalan Malioboro masih harus dipagari teralis besi.

“Nunggu kondusif dulu baru kami buka. Dari kemarin soalnya ramai, khawatir jadi tempat foto dan timbul kerumunan ya masih kami pagari,” kata Ekwanto, Senin (1/2/2021).

Ekwantoma belum bisa memastikan kapan pagar besi akan dibongkar karena khawatir bisa menimbulkan kerumunan wisatawan yang ingin berfoto.

Ia menjelaskan, pekan lalu memang terjadi peningkatan kunjungan wisata ke kawasan Malioboro meski di tengah masa PPKM.

UPT Malioboro mencatat pekan lalu kunjungan wisata di Malioboro mencapai 700 bahkan mendekati 1000 orang. “Minggu lalu itu kunjungan naik dari biasanya. Bisa 700 bahkan mendekati 1.000. Kalau biasanya itu hanya 600 wisawatan,” jelas Ekwanto.

Untuk meminimalisir penularan covid-19, pihak UPT Malioboro tetap memberlakukan cek suhu, anjuran mencuci tangan dan pemakaian masker sebagai tiket masuk ke kawasan Malioboro. (Chaidir)

Comments

comments