Pajak Nol Persen Ditolak Menkeu, Produsen Mobil Buka Suara

Petugas keamanan berjaga di sekitar unit mobil baru di salah satu kawasan industri otomotif di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jum'at (4/9/2020). /Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Menteri Keuangan telah menolak usulan Kementerian Perindustrian untuk memberikan pajak nol persen untuk mobil baru. Menanggapi hal ini, produsen mobil memahami kebijakan pemerintah.

“Keputusan dari pemerintah, apapun itu, selalu didasari untuk perbaikan ekonomi. Kali ini Menkeu fokus memberikan stimulus fiskal yang bisa dinikmati oleh dunia usaha yang terdampak. Jadi tidak hanya memberikan insentif ke satu sisi,” kata Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy Senin (19/10) malam..

Yusak berharap kebijakan pemerintah ini diharapkan ekonomi bisa bergerak dengan cepat.

“Apapun keputusan yang diambil pemerintah tentunya untuk perbaikan ekonomi kita semua,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengajukan wacana pajak nol persen untuk mobil baru guna mendongkrak pasar industri otomotif yang terdampak pandemi.

Jika wacana itu juga didukung industri, yakni Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang menyatakan relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) nol persen dapat mendorong daya beli masyarakat.

“Dengan harapan, masyarakat bisa membeli mobil baru. Dengan demikian pabrik-pabrik mobil dan komponen dapat bekerja penuh kembali,” kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto kepada ANTARA pada 17 September lalu. (ahm)

Comments

comments