Panggilan Polisi kepada Rizieq untuk Hindari Fitnah

Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry. (Foto : Rahmat/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Jakarta- Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry mengatakan, panggilan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, terkait keterlibatan dirinya dalam kerumunan massa di acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat dan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat agar tidak terjadi fitnah.

“Dipanggil oleh penegak hukum, bagian dari proses supaya semua persoalan yang ada menjadi terang benderang, dan tidak menjadi fitnah di masyarakat,” kata Herman Herry kepada wartawan, Senin (30/11).

Menurut Herman Herry, menyarankan agar siapapun yang dipanggil oleh pihak kepolisian soal pelanggaran protokol kesehatan harus dihormati. Selain itu, panggilan tersebut bukan berarti yang bersangkutan bersalah, tetapi untuk menjelaskan masalah tersebut.

“Saya meminta siapa pun harus menghormati apa yang dilakukan oleh polisi. Dipanggil itu kan bukan berarti bersalah,” ucapnya.

“Oleh sebab itu, marilah kita sama-sama menghormati aturan main terkait protokol Covid-19, protokol kesehatan yang kalau dirasa dilanggar ya dijelaskan saja kenapa, dan bagaimana,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyarankan agar pihak kepolisian profesional dalam menangani masalah yang dihadapi oleh Habib Rizieq, karena masalah tersebut sudah menjadi tontonan publik.

“Demikian juga pihak Polri, profesional saja, jangan terkesan mencari-cari. Kenapa? Karena proses ini sedang ditonton oleh masyarakat Indonesia,” sarannya.

Lanjut Herman Herry, pemanggilan kepada Habib Rizieq juga sudah sesuai dengan prosedur, sesuai dengan aturan yang ada dalam protokol Covid-19.

“Tentunya polisi di dalam hal melakukan pemanggilan itu adalah bagian dari prosedur, prosedur protokol Covid-18 beserta dengan penegakan hukum, yang kalau diperlukan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Rizieq Shihab memenuhi panggilan polisi pada, Selasa (1/12/2020). “Sebagai warga negara yang baik, Rizieq Shihab harus memenuhi panggilan polisi tersebut,” kata Sahroni.

Pemanggilan kepada Habib Rizieq ini untuk mengetahui sejauh mana keterlibatannya dalam acara tersebut. “Karena kerumunan yang terjadi di Petamburan jelas melibatkan dirinya. Sejauh mana keterlibatan dan apakah akan jadi tersangka atau saksi, nah itu yang harus diperiksa dulu,” jelas Sahroni.(rht)

Comments

comments