Pariwisata Sibolga Mulai Menggeliat di Tengah Pandemi

Para pegunjung yang ada di Objek Wisata Pelabuhan Lama Sibolga yang saat ini sudah berubah nama menjadi Pantai Anggar, patuh terhadap imbauan protokol kesehatan. (ANTARA/HO)

Acuantoday.com— Pariwisata di Kota Sibolga, Sumatera Utara, mulai menggeliat yang ditandai dengan mulai ramainya pengunjung datang ke sejumlah objek wisata, di antaranya Pelabuhan Lama atau yang saat ini sudah berubah nama menjadi Pantai Anggar.

Plt. Kadis Pariwisata Sibolga, Rahmad Tarihoran di Sibolga, Sabtu, mengatakan, jumlah pengunjung ke objek-objek wisata di Sibolga belakangan ini sudah mulai meningkat.

Untuk itu Dinas Pariwisata Kota Sibolga bergerak cepat menerapkan protokol kesehatan, mulai dari pengunjung, pemilik warung, dan juga para pedagang, diwajibkan menyediakan sarana prokes, seperti sabun, air mengalir dan juga masker bagi para pedagang.

“Selain itu tim Satgas Covid 19 juga selalu turun ke lokasi wisata untuk mengimbau dan juga memberikan tindakan bagi warga atau pengunjung yang tidak mematuhi prokses,” katanya.

Meningkatnya pengunjung ke objek wisata Pantai Anggar Sibolga karena adanya daya tarik pasir putihnya dan juga gelombang air lautnya tidak begitu besar, sehingga nyaman untuk mandi laut. Selain itu, masyarakat meyakini bahwa mandi air laut mampu meningkatkan imun tubuh sehingga mampu melawan Covid 19.

Ucok Aga, (60) salah seorang pengunjung di Pantai Anggar, mengatakan, setiap sore mandi di laut, karena merasakan ada perubahan dengan kondisi kesehatannya sejak rajin mandi di laut. “Makanya kami selalu datang ke tempat ini, karena pasir putihnya bagus dan ombaknya juga kecil, sehingga nyaman juga untuk anak-anak dan orang tua,” katanya.

Sedangkan terkait penerapan prokes di kawasan objek wisata disambut baik oleh para pengunjung. Mereka mengakui, dengan penerapan prokes yang ketat akan memberikan kesehatan bagi pengunjung yang datang ke Pantai Anggar.

“Tadi kami sebelum masuk ke warung ini diwajibkan cuci tangan dan duduknya diatur tidak bisa terlampau rapat. Saya mendukung penerapan prokes di tempat-tempat wisata, karena masyarakat sudah jenuh di rumah saja, jadi butuh untuk santai,” kata Rizal Hutabarat, (19), pengunjung Pantai Anggar lainnya.***nin/ant

Comments

comments