Kemenkes : Pasien COVID-19 Harus Tertangani Dengan Baik

Staf Khusus Menteri Kesehatan, Jajang Edi Priyatno, berkunjung ke Rumah Sakit Titrowardoyo Purworejio, Jawa Tengah, Kamis (1/10).

Acuantoday.com, Purworejo –Pengelola rumah sakit harus punya prencanaan yang matang sehingga semua pasien COVID-19 bisa tertangani dengan baik.

Staf Khusus Menteri Kesehatan, Jajang Edi Priyatno, menyampaikan hal itu saat berkujung ke Rumah Sakit Tjitrowardoyo Purworejo, Jawa Tengah, Kamis pagi (1/10).

Jajang, yang datang didampingi Tenaga Ahli Menkes, Andi dan Kadinkes Jateng, Yulianto Prabowo, mencontohkan, pihak rumah sakit harus bisa memprediksi kebutuhan tempat tidur bagi pasien COVID -19 dengan mengacu ke perkembangan kasus baru penyakit itu.

“Jadi tidak ada pasien COVID-19 yang ditolak dengan alasan rumah sakit penuh,” ujarnya.

Selain tempat tidur, tambah Jajang, pengelola rumah sakit juga harus bisa mengakalkulasi kebutuahan obat serta ruang ICU.

Direktur Rumah Sakit Tjitrowardoyo, Kuswantoro, menjelaskan pihaknya memiliki 300 tempat tidur yang sewaktu -waktu bisa digunakan merawat pasien COVID 19. Namun dari 56 tempat tidur yang telah disiapkan hanya 17 yang tersisi pasien.

Sebelum berkunjung keRumah Sakit Tjitrowardoyo, Jajang bertemu dengan Pejabat (Pjs) Bupati Purworejo Yuni Astuti membahas penanganan COVID -19 di Purworejo.

Purworejo adalah Kabupaten ketiga di Jawa Tengah yang dikunjungi Jajang. Kemarin ia telah berkunjung ke Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang.

Selain bertemu dengan kepala daerah, Jajang juga mendatangi rumah sakit – rumah sakit untuk memastikan penanganan pasien COVID -19 berjalan dengan baik. Rumah sakit harus menerapkan standar penanganan pasien yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan.

Dari Purworejo, siang ini Jajang akan bertolak ke Kebumen. Ia antara lain akan bertemu dengan Bupati Kebumen,Yazid Mahfudz dan berkunjung ke Rumah Sakit Suidrman. (Adiatama)

Comments

comments