Pembentukan Pam Swakarsa, Anggota DPR: Harus Belajar Dari Masa  Lalu

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh/Foto:Antara

Acuantoday.com, Jakarta – Pembentukan Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) yang digagas oleh Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mendapat respon wakil rakyat di Senayan.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Pangeran Khairul Saleh, pihak kepolisian harus belajar dari pengalaman masa lalu, jangan sampai Pam Swakarsa  melebihi kewenangannya dan menjadi alat kekuasaan.

“Kalau itu terjadi akan menurunkan nilai demokrasi dan kepercayaan masyarakat pada pemerintah,” katanya, Rabu (27/1.

Pangeran mengatakan, masyarakat masih dalam situasi yang traumatik terhadap Pam Swakarsa yang pernah ada pada tahun 1998-1999, secara historis memiliki catatan yang kurang baik yaitu terjadinya benturan dengan masyarakat sipil.

Menurut dia, Polri telah memberikan penjelasan bahwa Pam Swakarsa yang akan dibentuk, berbeda dengan yang lalu, dan pelaksanaannya akan diintegrasikan dengan teknologi informasi dan bersifat partisipatif.

“Namun yang perlu diingat, secara histori Pam Swakarsa masa lalu menjadi hal yang sulit dilupakan oleh masyarakat umum,” ujarnya.

Dia menyarankan agar pembinaan dan pengawasan oleh Kepolisian harus benar-benar dilaksanakan dengan baik dan ketat karena ada kekhawatiran Pam Swakarsa yang sebenarnya sudah berjalan di masyarakat, setelah mendapat legitimasi akan bertindak melebihi kewenangan.

Pangeran menilai sosialisasi menjadi hal penting untuk dilakukan bagi pelaksana agar memahami tugasnya maupun bagi masyarakat sehingga mampu melaksanakan kontrol dalam pelaksanaannya.

“Saya berharap pengalaman di masa lalu menjadi pembelajaran bagi pembentukan Pam Swakarsa saat ini,” katanya. (Bram/Antara)

 

Comments

comments