Pemda dan Pemangku Kepentingan Harus Serius Gunakan Dana Hibah Pariwisata

lustrasi - Wisatawan mancanegara tengah beraktivitas di kawasan Kota Tua, Jakarta, Kamis (26/12/2019)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berharap para stakeholder pariwisata dan pemerintah daerah berkomitmen dan tekad memanfaatkan secara maksimal Dana Hibah Pariwisata sebesar Rp3,3 triliun.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan, semua pihak harus optimis terhadap sektor pariwisata, karena sektor ini masih memiliki peluang untuk pulih lebih cepat dari negara lain.

“Dengan catatan tentunya kita harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan betul-betul menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya, Jumat (23/10).

Tercatat pada 2019 ada 282,93 juta perjalanan dengan pengeluaran Rp307,35 triliun. Ada juga potensi wisatawan outbound yang bisa didorong untuk menambah spending sektor pariwisata di Indonesia.

Tercatat wisatawan asal Indonesia yang pergi keluar negeri pada 2018 sebesar 9,5 juta orang dengan pengeluaran sebesar 1.090 dolar AS perkeberangkatan/perpax. Jika ditotal sebesar 10,355 miliar dolar AS atau setara Rp150 triliun.

Angela mengatakan, sektor pariwisata adalah tentang pengalaman yang tidak cukup hanya memberikan janji tentang keamanan dan keselamatan serta protokol kesehatan, namun harus mampu membuktikan melalui pengalaman wisatawan yang datang.

“Buktikan bahwa Indonesia adalah destinasi yang bersih, sehat, dan aman untuk dikunjungi, serta tidak menjadi penyebab terbentuknya klaster baru penyebaran Covid-19,” katanya.

Comments

comments