Pemda DIY Restui Kota Yogya ‘Lockdown’ Terbatas

Pedagang kaki lima (PKL) di depan Pasar Beringharjo Malioboro dipadati wisatawan.(Foto : Chaidir)

Acuantoday.com, Yogyakarta – Pandemi Covid-19 di wilayah Daerah Istimewa (DIY) kian mengkhawatirkan. Lonjakan kasus kian meningkat dari hari ke hari. Data terakhir, total kasus hingga Minggu (27/12/2020) telah ada 11.110 kasus terkonfirmasi.

Tingginya angka kasus Covid-19 sangat dimungkinkan berasal dari kerumunan orang, termasuk lokasi wisata primadona di Kota Yogya seperti dari Tugu Pal Putih, Malioboro, dan Titik Nol Kilometer. Karenanya ada usulan agar diberlakukan ‘lockdown’ terbatas atak

Menanggapi usulan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mempersilakan Pemkot Yogyakarta untuk melakukan kebijakan ‘lockdown’ terbatas, di beberapa tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan terutama di malam pergantian tahun baru.

Aji mengatakan, pemerintah DIY merestui apabila kebijakan lockdown tersebut diberlakukan oleh Pemkot Yogyakarta. “Kalau memang berdasarkan evaluasi di Kota seperti itu, saya kira teman-teman di kota punya kewenangan itu,” katanya, saat ditemui di Kepatihan, Senin (28/12/2020).

Dikatakan, jika pertimbangan lockdown tersebut memang karena pengalaman tahun lalu dan untuk mencegah kerumunan, secara prinsip pemerintah DIY tidak akan melarang. Setidaknya, ada beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan saat malam Tahun Baru, di antaranya Tugu Pal Putih, Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

“Kalau teman-teman di Kota menerapkan itu, Provinsi tidak akan berbeda. Karena itu kan wilayahnya kota,” ujarnya. (Chaidir)

Comments

comments