Pemerintah Ajak Muhammadiyah Dongkrak Kompetensi SDM

Sejumlah buruh berjalan keluar dari pabrik di Karawang, Jawa Barat, Rabu (3/6/2020). Kementerian Ketenagakerjaan meminta para pengusaha merekrut kembali pekerja atau buruh yang terkena PHK dan dirumahkan akibat pandemi COVID-19 dengan harapan dapat mengurangi angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja baru../Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Pemerintah menggandeng Muhammadiyah untuk berkolaborasi meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

“Kami ingin program dan kegiatan dari Kemnaker mendapat support dari Muhammadiyah,” kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Minggu (18/10).

Kolaborasi itu, menurut Menaker, penting karena setiap tahun, ada 2-2,9 juta penduduk usia kerja baru masuk pasar kerja. Padahal, di tengah pandemi COVID-19, terdapat sekitar 6,9 juta pengangguran dan 3,5 juta pekerja yang terdampak, baik dirumahkan maupun mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Tantangan yang dihadapi Indonesia, kata Ida, cukup kompleks dengan angkatan kerja yang masih didominasi pekerja lulusan SMP ke bawah, tingkat produktivitas yang stagnan, dan daya saing yang perlu ditingkatkan.

Sebagai bagian dalam usaha peningkatan SDM Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan membangun 2.113 balai latihan kerja (BLK) komunitas sampai akhir 2020. Targetnya, pelatihan di BLK komunitas disesuaikan dengan kebutuhan industri.

“Kalau dilihat, alumni BLK komunitas ini banyak yang sukses menjadi wirausaha dan masuk pasar kerja,” ujar Ida.

Selain itu dalam rangka langkah strategis penanganan COVID-19, Kemnaker juga memberikan bantuan pengembangan dan perluasan kesempatan kerja lewat jaring pengaman sosial. Di dalamnya ada program Tenaga Kerja Mandiri untuk penciptaan wirausaha dan padat karya.

Diharapkan program itu mendukung produk kreatif industri kecil yang dapat membantu masyarakat bertahan di saat pandemi dan menjadi kekuatan ekonomi baru di daerah.

Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Agus Taufiqurrohman mengatakan Muhammadiyah siap berkolaborasi dengan Kemnaker untuk meningkatkan SDM Indonesia.

“Saya menyambut baik hal ini. Muhammadiyah siap berkolaborasi dan mendukung berbagai program dan kebijakan Kemnaker. Semoga Mbak Menteri diberikan kekuatan dan kesehatan,” katanya. (ahm)

Comments

comments