Pemerintah Didesak Segera Bentuk Badan Pangan Nasional

Ilustrasi: Mentan Syahrul Yasin Limpo didampingi Sekdaprov Edwin Silangen dan pejabat lainnya melihat langsung komoditi pertanian yang akan diekspor, Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (30/8/2020). /Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ibnu Multazam mengakui, Baleg memastikan akan mendorong percepatan pembentukan Badan Pangan Nasional (BPN) yang merupakan amanah dari UU nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan.

Pasalnya, UU Pangan diamanahkan untuk membentuk badan pangan dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Dalam Peraturan Presiden nomor 48 tahun 2016 tentang Penugasan Kepada Perum Bulog terkait ketahanan pangan, namun belum sesuai dengan UU Pangan,” kata Ibnu Multazam saat RDP dengan Kepala BPS dan Dirut Perum Bulog, Selasa (16/3).

Ibnu menjelaskan, sesuai amanah UU Pangan, Badan Pangan yang akan dibentuk itu harus melaksanakan tugas pemerintah terkait pangan dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Menurut dia, Bulog selama ini menjadi operator sehingga harus ada badan pangan yang menjadi regulator dan mengatur serta mengarahkan kementerian sektoral.

“Dalam Perpres tersebut menugaskan Bulog menjalankan tugas badan pangan, sejauh mana Bulog menjalankan itu. Apakah Bulog mampu mengemban amanah Perpres tersebut atau ada kendala di bidang pangan,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Baleg DPR RI Sturman Panjaitan menilai, kalau nanti dibentuk BPN maka tidak hanya menangani hanya persoalan pertanian saja. Hal itu, menurut Sturman karena 2/3 wilayah Indonesia adalah laut, sehingga pangan Indonesia tidak hanya bergantung pada pertanian khususnya beras.

“Tugas BPN ini ke depan tidak hanya berkutat pada sembilan bahan pokok saja tapi semua terkait bahan pangan. 2/3 wilayah Indonesia adalah laut sehingga kalau BPN ini dibentuk maka harus mencakup semua pangan termasuk perikanan,” paparnya.

Diketahui, dalam RDP tersebut dihadiri Dirut Perum Bulog Budi Waseso dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. (rht)

Comments

comments