Pemulihan Listrik di NTT Butuh Waktu Sebulan

Petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) sedang memperbaiki gangguan sejumlah Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi ( SUTET) 500 KV yang mengalami kendala pada pukul 12.58 WIB, Minggu (1/11).(Foto : Antara)

Acuantoday.com, Kupang―General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustinus Jatmiko mengatakan, proses pemulihan listrik yang rusak akibat badai siklon tropis Seroja di Kota Kupang akan berlangsung sebulan.

“Melihat kondisi kerusakan listrik di Kota Kupang ini, penormalan kembali listrik bisa berlangsung hingga satu bulan untuk sampai ke rumah-rumah warga,” katanya di Kupang.

Ia mengatakan, dampak terparah badai siklon tropis Seroja yang terjadi pada 3-4 April 2021, khususnya untuk infrastruktur kelistrikan di Pulau Timor, berada di Kota Kupang.

Dampak badai ini telah merusak banyak infrastruktur seperti tiang listrik dan memutus kabel jaringan yang mengakibatkan listrik padam menyeluruh di ibu kota Provinsi NTT.

Untuk itu, menurut Agustinus, pihaknya fokus menormalkan pasokan listrik di Kota Kupang dengan memprioritaskan pemulihan pada 22 jalur utama listrik yang tersebar di wilayah kota.

Saat ini, sejak Senin (5/4) malam, pihaknya sudah berhasil mengoperasikan listrik pada tiga jalur utama di Kota Kupang yaitu wilayah Oebufu, Fatululi, dan Oepoi.

Selanjutnya, diupayakan terjadi pemulihan pada tiga jalur utama lagi yaitu Penfui, Oepura, dan Wali Kota.

“Untuk jalur utama kami usahakan bisa selesai dalam dua minggu sedangkan dari jalur utama ke sambungan di rumah-rumah penduduk bisa sampai satu bulan,” katanya.

Agustinus memastikan percepatan pemulihan dilakukan dengan dukungan personel yang didatangkan dari unit lain di luar NTT yakni dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku, dan Sulawesi Selatan.

“Kami juga akan kerjakan penormalan listrik 24 jam sehingga kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar pemulihan listrik di Kota Kupang bisa berjalan aman dan lancar,” katanya. (ahm)

Comments

comments