Pemkot Bandung Siapkan Pola Shifting Bagi UMKM yang Gulung Tikar Akibat Pandemi

Kepala KUMKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman.

Acuantoday.com, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan langkah menyikapi soal nasib para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang gulung tikar akibat pandemi Covid-19.

Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Pemkot Bandung menyiapkan pola shifting. Artinya, para pelaku UMKM yang gulung tikar akan dibantu mencari usaha baru yang diminati.

Kepala KUMKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman mengaku terus mendata UMKM yang gulung tikar agar pola shifting atau bergeser mencoba membuat sesuatu yang diminati masyarakat saat ini terlaksana.

“Misal yang awalnya UMKM menjual kerajinan gelang, coba kita arahkan menjadi kerajinan yang berkaitan dengan kesehatan misalnya APD atau masker,” katanya dalam keterangan yang diterima, Sabtu (27/3).

Lebih lanjut, Atet mengakui untuk melakukan shifting tersebut memang tidak mudah bagi pelaku usaha, sehingga pihaknya pun membuka lebar bagi pelaku usaha untuk datang ke UMKM Recovery Center (URC).

“Kemarin sekitar 120 UMKM kita yang kriya itu shifting ke masker dapat proyek dari Provinsi itu lumayan. Kemudian dari kuliner yang biasa shifting ke kuliner yang meningkatkan imun tubuh,” lanjutnya.

Sejak tahun 2020 lalu, kata Atet, pihaknya membuka URC sebagai pusat pemulihan UMKM yang lokasinya berada di Jalan Mustang. Para pelaku UMKM Bandung bisa mengakses layanan URC secara gratis.

“Di situ kami menyelenggarakan program pendampingan, dilakukan business matching, business coaching, bagaimana meningkatkan kualitas produk, membenahi administrasi dan perizinan,” tandasnya. (dila)

Comments

comments