Pemkot Bandung Terjunkan Guru-Guru Muda Edukasi Prokes

Wali Kota Bandung Oded M Danial saat memberikan keterangan kepada wartawan./Foto: Acuantoday.com (Dila)

Acuantoday.com, Bandung―Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini menyiapkan pola dan strategi baru untuk menekan sebaran koronavirus (covid-19) seiring status zona merah di Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, selain menerjunkan tim Satgas Covid-19 yang akan mengawasi protokol kesehatan, Pemkot juga akan mulai melibatkan pihak Dinas Pendidikan.

“Salah satu agenda bersama dengan Disdik (Dinas Pendidikan) itu dengan menerjunkan guru-guru muda ke lapangan melakukan langkah sosialisasi protokol kesehatan,” ungkap Oded, Sabtu (19/12).

Oded tak menampik saat ini masih banyak warga yang abai protokol kesehatan di Kota Bandung. Bahkan, banyak dijumpai warga yang kerap berjalan-jalan sehingga menimbulkan kerumunan, seperti di Jalan Asia-Afrika dan Dipatiukur.

“Makanya, nanti kita akan membuat woro-woro atau pemberitahuan dengan peran para guru muda guna menumbuhkan masyarakat disiplin terhadap protokol kesehatan butuh tim banyak,” beber Oded.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, sejauh ini pihaknya terus mengawasi tempat-tempat yang kerap menimbulkan kerumunan di wilayah Kota Bandung.

“Kita membubarkan kerumunan secara humanis. Intinya kita mewakili Pemkot Bandung selalu mengimbau dan ingin masyarakat tahu kalau paparan corona di Kota Bandung masih tinggi,” tutur Rasdian.

Untuk itu, kata Rasdian, pihaknya tak segan untuk menindak tegas warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran. Contoh, seperti tidak memakai masker saat berada di luar.

“Kalau masih bandel kita kenakan sanksi. Kemarin kita sudah memberikan sanksi denda kep warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak pakai masker yaitu denda Rp50.000,” tegasnya.(dila)

Comments

comments