Pemprov DKI Batasi Kerumunan Maksimal Lima Orang

Acuantoday.com, Jakarta- Selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lanjutan berlangsung, izin berkerumun warga DKI Jakarta maksimal hanya lima orang dalam satu wilayah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan pembatasan ini sebagai upaya mengurangi potensi penularan COVID-19.

“Pembatasan kerumunan tidak boleh lebih dari lima orang. Ini bagian usaha kita untuk sama-sama mengurangi potensi penularan COVID-19,” kata Anies Baswedan di Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Kebijakan itu diambil karena menurut Anies angka penularan COVID-19 di Jakarta bertambah banyak. Sejak 30 Agustus hingga 11 September 2020 penambahan sebanyak 3.864 kasus atau sekitar 49 persen.

Angka tersebut menjadi lonjakan tertinggi sejak kasus pertama COVID-19 diumumkan pada 3 Maret 2020. “Jadi, kurang lebih dalam waktu 190 hari ada 12 hari terakhir di mana kita menyaksikan peningkatan yang sangat signifikan,” katanya.

Pemprov DKI pun menutup sementara fasilitas publik selama dua pekan ke depan. Kata Anies, institusi pendidikan sekolah masih tetap tutup, lalu seluruh kawasan pariwisata, taman rekreasi semua kegiatan hiburan tutup, begitu juga dengan taman kota Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

“Fasilitas umum yang terkait dengan pengumpulan orang itu tutup dan sarana olahraga publik dilakukan secara mandiri di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB lanjutan.(har)

Comments

comments