Pemprov Grebek Lumpur Antisipasi Banjir Jakarta

Seorang pria melihat pengangkatan sampah dari Pintu Air Manggarai oleh UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, sampah tersebut berasal dari luapan Kali Ciliwung pascastatus siaga satu Bendung Katulampa, Selasa (22/9/2020)./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Pemerinah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan rutinya melakukan grebek lumur untuk mengantisipasi banjir.

Salah satunya dilakukan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, dengan grebek lumur di delapan kecamatan. 

“Rutin di delapan kecamatan Jakarta Barat. Masing-masing kecamatan ada empat sampai lima titik,” ujar Purwanti di Jakarta, Jumat (25/9).

Grebek lumpur dilaksanakan pasukan biru Sudin SDA setiap hari, kecuali Minggu.

Sejumlah lokasi saluran air yang saat ini tengah dibersihkan dari lumpur di antaranya Jalan Mabes dan Jalan Kesederhanaan di Tamansari.

Di kawasan Palmerah, Sudin SDA grebek lumpur di saluran penghubung Wijaya Kusuma, saluran penghubung Sandang, dan Saluran penghubung Kota Bambu Selatan.

Selain itu di kawasan Cengkareng, Sudin SDA tengah membersihkan saluran air di Jalan Nusa Indah, Jalan Kayu Besar, dan Jalan Darma Bakti.

Grebek lumpur di Grogol Petamburan, dilakukan di Jalan Jelambar Baru Borobudur, Jalan Penerangan, Jalan Jelambar Selatan XIV, dan Jalan Daan Mogot I.

“Kami juga tengah rutin mengeruk lumpur di Kebon Jeruk, Tambora, dan Kembangan. Masing-masing ada lima sampai enam titik,” kata Purwanti.

Sudin SDA Jakarta Barat juga menambah kolam olakan di taman Jalan Pangeran Tubagus Angke.

Hal itu dikarenakan jalanan tersebut sering tergenang, karena perbedaan ketinggian jalan. Setiap turun hujan akan disiagakan pompa untuk buang air dari sisi jalan satu, ke sisi jalan lainnya.

“Maka, kami lagi menambah kolam olakan di taman agar airnya masuk ke situ dulu,” kata Purwanti. (adi)

Comments

comments