Penataan KSPN Labuan Bajo Rampung Desember

Penataan KSPN Labuan Bajo oleh Kementerian PUPR./ Antara

Acuantoday.com, Jakarta – Kabar baik bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah mentargetkan penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, rampung  Desember tahun ini.

Agar hasilnya apik, Kementerian PUPR melibatkan Arsitek Nusantara Yori Antar, arsitek yang terlibat dalam pembenahan kawasan pariwisata Danau Toba, untuk penataan Labuan Bajo.

Dana yang dikucurkan sebesar Rp1,3 triliun atau lebih besar dari tahun 2019 sebesar Rp83,2 miliar.

“Kementerian PUPR sudah membuat program terpadu untuk pengembangan KSPN Labuan Bajo dari seluruh sektor mulai peningkatan kualitas layanan jalan dan jembatan, penyediaan Sumber Daya Air, permukiman, dan perumahan,” kata  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Minggu (13/9).

Menteri Basuki menuturkan, dari besaran anggaran tersebut, anggaran tahun 2020 untuk pembangunan infrastruktur Labuan Bajo akan terserap 100 persen hingga akhir tahun ini.

Dana sebesar Rp1,3 triliun digunakan untuk penataan kawasan sejumlah destinasi pariwisata melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya sebesar Rp646,3 miliar diantaranya Kawasan Puncak Waringin Rp18,2 miliar dengan progres 50,68 persen, pengembangan kawasan Goa Batu Cermin sebesar Rp 27,5 miliar dengan progres 40 persen, dan Pulau Rinca meliputi pembangunan dermaga sebesar Rp47 miliar dan fasilitas penunjang wisata sebesar Rp50 miliar.

Untuk mendukung jaringan jalan Labuan Bajo, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga juga melakukan penanganan ruas jalan dalam kota, penataan trotoar dan drainase (pedestrian), perbaikan geometrik jalan, pelebaran dan preservasi serta pembangunan jalan baru. Anggaran pengerjaannya untuk tahun ini sebesar Rp420,1 miliar.

Di Bidang Sumber Daya Air, anggaran dukungan infrastruktur Labuan Bajo tahun 2020 sebesar Rp67,7 miliar dan di Bidang Perumahan dengan anggaran sebesar Rp174,5 miliar, diantaranya untuk peningkatan kualitas rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 4.100 unit. (Yesi/Ant)

Comments

comments