Pendaftaran Gelombang 10 Kartu Pra Kerja Dibuka, Yuk! Ikuti Panduannya

Ilustrasi- Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 10 telah dibuka sejak pukul 12.00 WIB kemarin. Pada gelolmbang 10 ini, pemerintah menetapkan kuota penerima sebesar 5.597.183 orang./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 10 telah dibuka. Pemerintah sudah membuka secara resmi pendaftaran sejak pukul 12.00 WIB kemarin.

Pada gelombang 10 ini, pemerintah mengalokasikan kuota penerima tahun anggaran 2020 sebesar 5.597.183 orang.

“Kunjungi situs resmi kami di www. prakerja.go.id untuk membuat akun dan mendaftar Kartu Prakerja,” saran Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja dalam akun Instagram @prakerja.go.id, Sabtu (26/9/2020).

Program Kartu Prakerja merupakan bantuan biaya pelatihan untuk mengembangkan kompetensi, produktivitas, daya saing dan kewirausahaan angkatan kerja Indonesia. Kartu Prakerja tidak menggunakan kartu fisik, namun 16 angka unik seperti dalam kartu kredit, yang saldonya bisa dipakai untuk membayar biaya pelatihan.

Program pemerintah bersifat semi bansos ini menyasar WNI berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah/kuliah. Setiap penerima Kartu Prakerja mendapatkan bantuan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, serta insentif pasca-pelatihan sebesar Rp2,4 juta.

Insentif tersebut dibayarkan secara bertahap dalam waktu empat bulan dengan besaran Rp600.000 setiap bulan, serta insentif pasca-survei maksimal sebesar Rp150.000 untuk tiga survei evaluas

Jika ingin mendaftar Kartu Prakerja gelombang 10, yuk ikuti panduannya:

1. Buka situs https://www.prakerja.go.id

2. Login, bagi yang sudah terdaftar silakan login email dan password. Bagi yang belum daftar, klik daftar. Lalu isi alamat email, password, dan konfirmasi password. Klik Saya menyetujui Syarat dan Ketentuan dan Kebijakan Privasi yang berlaku. Lalu klik daftar.

3. Setelah daftar, data akan diverifikasi melalui email. Klik verifikasi data melalui email.

4. Lalu verifikasi KTP dengan masukkan 16 digit nomor KTP, nomor kartu keluarga, dan tanggal lahir kamu.

5. Kemudian masukkan data diri dan nomor HP. Setelah itu kode OTP yang dikirimkan melalui SMS.

6. Berikutnya saat foto, pastikan seluruh wajah terlihat jelas. Jangan gunakan kacamata dan masker.

7. Setelah itu, tes motivasi dan kemampuan dasar. Tes ini bertujuan untuk mengenali kompetensi dan potensi yang kamu miliki. Penggunaan alat bantu corat-coret seperti kertas, pensil atau pulpen diperbolehkan untuk menyelesaikan soal.

8. Pilih Pelatihan yang diinginkan. Pastikan kamu mengikuti dan menyelesaikan semua kelas pelatihan yang kamu pilih.

Tapi sebelum mendaftar ada harus diketahui. Terdapat 2 hal yang membuat calon pendaftar sudah pasti gugur.

Ada 2 hal yang membuat para pendaftar dipastikan gagal lolos dalam pendaftaran kali ini. Pertama calon pendaftar tidak boleh berstatus pejabat negara, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Aparatur Sipil Negara, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, kepala desa dan perangkat desa, ataupun Direksi, Komisaris, dan Dewan Pengawas pada badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah.

Selain itu jika pendaftar sudah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) maupun bantuan upah gaji dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) juga dipastikan tidak lolos. Sebab Kartu Prakerja kini sudah difokuskan menjadi semi Bansos.(ian)

Comments

comments