Penetapan Tersangka Kejagung Jawab Keraguan Publik

Ilustrasi - Penetapan Tersangka kebakaran. Kabareskrim menetapkan delapan tersangka atas kasus kebakaran gedung utama kejaksaan agung (kejagung)./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Penyelidikan kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya sampai pada puncaknya, setelah Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Penetapan delapan tersangka itu diumumkan oleh Bareskrim Polri hari ini, Jumat (23/10).

Anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto memberikan apresiasi kepada pihak Kepolisian yang profesional dan terbuka dalam penyelidikan hingga penetapan para tersangka dalam kasus tersebut.

“Saya mengapresiasi langkah Bareskrim begitu tanggap sehingga cepat memberikan kepastian terhadap kasus terbakarnya gedung Kejagung yaitu dengan menetapkannya para tersangka,” kata Wihadi di Jakarta, Jumat (23/10).

Wihadi menuturkan, penetapan delapan tersangka ini menjawab keraguan publik terhadap proses penyidikan kebakaran di Gedung Kejagung oleh Bareskrim. “Jadi saya kira, ini menjawab apa pernah disampaikan Jampidum bahwa Polri tetap memproses penyidikan dan sudah menetapkan tersangka,” jelasnya.

Diketahui, dari delapan tersangka yang diumumkan oleh Bareskrim Polri itu salah satunya adalah pejabat Kejagung berinisal NH selaku Direktur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Direktur Utama PT Top Cleaner berinisial R yang mengedarkan produk pembersih lantai tadi tanpa izin dan enam orang lainnya pekerja kasar dengan inisial T, H, S, K dan IS, serta mandor inisial UAN. (rht)

Comments

comments