Pengaduan Gus Nur Masih Berproses

Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur./Foto : Hardianto

Acuantoday.com, Jakarta- Bareskrim Polri bakal menindaklanjuti laporan dari Ketua Nahdlatul Ulama Cirebon Azis Hakim yang menuding Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, telah terang-terangan menghina lembaga perkumpulan pemuka Islam tersebut.

“Hari ini (pengaduan) masih (ada) di Robinops Polri, akan disalurkan (dilimpahkan) ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim. Pada intinya, masih berproses,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Mabes Polri, Kamis (22/10).

Laporan itu menyoal penyebaran informasi yang bermuatan ujaran kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

Perkataan Gus Nur dalam kanal YouTube milik Refly Harun, dipandang melecehkan martabat NU dengan menyebut, organisasi NU saat ini diibaratkan sebagai bus umum yang sopirnya mabuk, kondekturnya teler, kernetnya ugal-ugalan, dan penumpangnya kurang ajar sehingga kesucian NU saat ini tidak ada lagi.

Gus Nur pun dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Laporan serupa, juga dilakukan Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Ansor karena mereka menganggap Gus Nur melecehkan NU dan sejumlah tokohnya di kanal YouTube.

Sekretaris LBH Ansor Pati Luqmanul Hakim menambahkan penghinaan terhadap pemuda Nahdlatul Ulama tidak kali ini saja, karena Gus Nur juga tengah menghadapi vonis 18 bulan penjara yang dijatuhi Pengadilan Negeri Surabaya pada September 2019.

Saat itu, ia dilaporkan oleh koordinator Forum Pembela Kader Muda NU yang sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, lantaran menyebut generasi muda NU sebagai penjilat.

Dalam perkara itu, ia sempat mengajukan banding dan kasasi, tapi semuanya berujung penolakan. Kendati sudah jatuh vonis, Gus Nur belum ditahan sebab Majelis Hakim menyebut ancaman pasal tuntutan yang dikenakan (pasal 27 ayat (3) dan pasal 45 ayat (3) UU ITE) tidak bisa menahan yang bersangkutan.(rwo)

Comments

comments