Pengunduran Diri Edhy Tunggu Teken Presiden

Menteri KKP, Edhy Prabowo/Foto:Antara

Acuantoday.com, Jakarta–Edhy Prabowo secara resmi mundur dari jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia (KKP). 

Surat itu kini sudah berada di tangan Presiden Joko Widodo.

“Surat pengunduran diri sudah ditandatangani Pak Edhy kemarin. Surat itu ditujukan ke Bapak Presiden,” kata Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar dalam keterangan resmi, Jumat (27/11).

Selama kekosongan jabatan Menteri KKP, operasional dilaksanakan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Layanan KKP ditegaskan sudah berjalan normal seperti biasa, kendati ada peralihan kekuasaan. 

“Pegawai di Pusat maupun Unit Pelayanan Teknis (UPT) Daerah tetap bekerja, tetap beroperasi seperti biasa. Yang pasti layanan ke masyarakat tetap berjalan, tidak boleh kendor,” ujar Antam.

Sebelumnya diberitakan, Edhy bersama enam orang lain ditetapkan sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster atau benur.

Mereka adalah staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri dan Andreau Pribadi Misata, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih, Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito, serta seorang pihak swasta bernama Amiril Mukminin.

Edhy sendiri diduga menerima uang senilai Rp3,4 miliar dan 100.000 dollar AS terkait izin ekspor lobster. Uang itu diperoleh Edhy dari pihak PT Aero Citra Kargo, yang tak lain merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan bekas politisi Partai Gerindra ini. 

Perusahaan tersebut diduga menerima uang dari beberapa perusahaan eksportir benih lobster, karena Edhy hanya membikin aturan seolah ekspor benur hanya dapat dijalankan oleh PT Aero Citra Kargo. (rwo)

Comments

comments