Penjelasan Polisi Soal Rizieq yang Tak Kunjung Dipanggil

Rizieq Shihab mendapat sambutan dari ratusan simpatisan setiba di kediamannya, kawasan Petamburan, Jakarta./Foto: Acuantoday.com (Rahmat)

Acuantoday.com, Jakarta―Mabes Polri menegaskan, pemanggilan Rizieq Shihab merupakan kewenangan penyidik.

Bila keterangan dari yang bersangkutan tak terlalu mendesak diperlukan, maka penyidik cukup bersandar pada keterangan pihak lain, seperti kerabat atau pihak-pihak yang terlibat dalam acara yang menimbulkan keramaian itu.

“Rencana pemanggilan HRS, itu seluruhnya adalah kewenangan penyidik. Siapa yang akan dilaksanakan klarifikasi, dimintai keterangannya tentunya semuanya adalah kewenangan penyidik,” kata Awi saat dikonfirmasi, Selasa (24/11).

Senada dengan Awi, penjelasan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pun menekankan kesaksian Rizieq bisa saja tak diperlukan, selama penyidik berhasil mengungkap temuan pidana acara di Petamburan itu.

“Kalau keterangan yang bersangkutan (Rizieq) sudah terwakili yang lain ya, bisa saja,” katanya.

Kendati begitu, polisi bisa saja memeriksa Rizieq, ketika hasil penyelidikan menunjukkan ada unsur pidana dan statusnya naik ke penyidikan.

“Nanti kalau sudah masuk sidik sudah pemanggilan, nanti baru kapasitasnya apa saksi atau tersangka kah?” ujar Tubagus.

Dalam kasus hajat kawin anak Rizieq di Petamburan, sejauh ini sudah ada belasan orang yang dimintai klarifikasi.

Dari lingkup pejabat daerah DKI mulai dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Riza Patria, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta.

Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gumilar Ekalaya DKI Jakarta. Kepala KUA Tanah Abang, Camat Tanah Abang, RT, RW, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin.

Sedangkan dari lingkar dalam acara Rizieq, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa ketua panitia pernikahan, pihak vendor tenda pernikahan dan kenek pasang tenda. (rwo)

Comments

comments