Penjualan Restoran yang Beralih ke Daring Melonjak

Ilustrasi-konsumen tengah melakukan transaksi menggunakan QR-code/Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Jakarta―Restoran dan kafe yang beralih ke bisnis atau pasar daring (dalam jaringan) mengalami peningkatan penjualan.

Penyebabnya antara lain kebiasaan masyarakat yang telah berubah selama masa pandemi.

“Sekarang masyarakat lebih memilih belanja di online,” kata Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki dalam diskusi daring di Jakarta, Senin (26/10).

Akibatnya, kata dia, saat ini banyak restoran serta kafe, yang belum bisa berjualan sepenuhnya, lalu membuat produk-produk siap saji atau bahan yang bisa dimasak untuk pasar online.

“Dan itu mengalami peningkatan penjualan,” kata Teten.

Dalam kesempatan sama, Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa siapa yang bisa beradaptasi lebih cepat itulah yang bisa menang melawan pandemi Covid-19.

Sudah cukup lama masyarakat belajar untuk beradaptasi dengan pandemi Covid-19 ini, jadi adaptasinya bukan hanya adaptasi individu melakukan Gerakan 3M dan protokol kesehatan tetapi juga adaptasi dalam menjalankan kegiatan ekonomi.

Misalnya, kalau bisnis makanan dan kuliner mungkin yang masih bisa jalan adalah pelaku usaha yang menggunakan sistem online. Dengan demikian bantulah usaha kecil untuk bisa masuk ke ranah online.

“Dengan cara seperti ini maka perekonomian dapat berjalan,” kata Wiku.

Sebelumnya Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengungkapkan saat ini sekitar 10,25 juta pelaku UMKM telah terkoneksi ke platform digital.

Menkop UKM menilai hal saat ini yang cukup baik adalah kemitraan dengan platform digital yang memberikan akses pasar kepada UMKM. Karena itu transformasi digitalisasi juga menjadi agenda Kemenkop UKM.

Hal ini dikarenakan bagi UMKM yang paling menjadi problem adalah mereka tidak punya kemampuan dalam menyewa tempat usaha di lokasi-lokasi yang strategis.

Terlebih lagi saat ini dengan pola konsumsi yang berubah, bukan saja karena pandemi COVID-19, di mana trennya sudah mengarah pada belanja daring.

Menkop UKM mengatakan, saat ini platfrom digital juga mengalami perkembangan di mana bukan saja untuk barang-barang manufaktur industri besar, tapi juga banyak platform digital yang menghubungkan tata niaga dari petani dan nelayan kecil ke pasar nasional bahkan global. (adi)

Comments

comments