Penonton Kirab Obor Olimpiade Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Acuantoday.com, Tokyo- Panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo mengumumkan penerapan protokol kesehatan ketat untuk kegiatan kirab obor olimpiade.

Kebijakan tersebut diambil untuk pencegahan penularan Covid-19 di masa pendemi virus corona.

Para penonton diharuskan mengenakan masker, menjaga jarak sosial satu sama lain dan tidak bersorak dengan suara keras, seperti dikutip Reuters, Selasa (16/3/2021).

Panitia juga telah menerapkan kebijakan pengurangan jumlah peserta dan penyederhanaan program dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.

Kirab obor 121 hari akan dimulai pada 25 Maret dari pusat pelatihan J-Village di Fukushima, menjadi tanda dimulainya persiapan menuju pembukaan Olimpiade empat bulan mendatang.

Acara pembukaan Grand Start dan bagian pertama kirab pada hari pertama tidak akan dibuka untuk umum karena penyelenggara mengurangi jumlah peserta dan menyederhanakan program untuk mencegah penyebaran virus corona.

Anggota tim sepak bola nasional putri Jepang akan menggunakan Api Olimpiade untuk menyalakan obor.

Namun, pemain sepak bola putri Jepang Nahomi Kawasumi, memastikan dirinya tidak akan ambil bagian dalam estafet membawa obor Olimpiade Tokyo bulan ini setelah sebelumnya dia memutuskan mundur dari kegiatan tersebut pada tahun lalu karena mengkhawatirkan pandemi COVID-19.

Sementara pemain lainnya dari skuad pemenang Piala Dunia Sepak Bola Putri Jepang 2011 akan tetap berpawai membawa obor Olimpiade secara estafet.

Olimpiade akan diadakan mulai 23 Juli hingga 8 Agustus dan Paralimpiade mulai 24 Agustus hingga 5 September.(har)

Comments

comments