Pentolan Snex Suporter PSIS Siap Dukung Liga 1 Tanpa Penonton

Pentolan Snex, Doni Kurniawan (Tengah) saat acara pemaparan program calon ketua umum Snex beberapa waktu lalu. (Foto: Alvin/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Semarang- Salah satu pentolan organisasi suporter Semarang Extreme (Snex), Doni Kurniawan mengaku siap mendukung himbauan dari PSSI untuk tidak berangkat ke stadion pada saat Liga 1 berlangsung.

Menurut Doni, sepak bola tanpa penonton merupakan sebuah solusi tetap ada pegelaran kompetisi di tengah pandemi COVID-19.

Ia beserta anggota Snex lainnya juga tak memungkiri sudah kangen untuk menonton PSIS Semarang sebagai klub kesayangannya untuk bertanding di kompetisi Liga 1.

“Melihat wabah covid-19 saat ini makin merajalela. Yang penting saat ini kita ikuti aturan pemerintah saja,” ujar Doni, Minggu (14/2).

“Yang penting sepakbola jalan, supaya sepakbola Indonesia tidak mati. Karena di luar negeri, di Eropa mereka sudah jalan kompetisinya. Kalau sepakbola kita tidak jalan, masa depan sepakbola kita bisa hancur. Kasihan lah,” imbuh pria yang tahun ini mencalonkan diri menjadi ketua umum Snex ini.

Sebagaimana diketahui bersama, PSSI sebagai induk olahraga sepak bola Indonesia memang telah memberi himbauan kepada suporter untuk mematuhi aturan Liga 1 tanpa penonton jika kompetisi digulirkan.

Menurut PSSI, aturan tersebut merupakan harga mati supaya izin dari Kepolisian Republik Indonesia bisa turun. Pasalnya hingga saat ini, kompetisi baik Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 tak bisa berlangsung karena izin dari Polri tidak turun.

“Kami paparkan secara lengkap jadwal turnamen dan kompetisi apabila diizinkan. Selain itu, kami juga tampilkan video protokol kesehatan. Izin tergantung kepolisian, karena tugas kami menyampaikan protokol kesehatan. Catatan, suporter yang jadi perhatian luar biasa, kami bilang ke suporter dengan hormat, apabila diizinkan tanpa penonton,” ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan pada pernyataan resminya di website PSSI.

“Suporter tidak boleh kerumunan atau nobar. Bisa dievaluasi lagi izinnya. Cukup nonton di televisi. Kami serahkan ke kepolisian. Hari ini belum ada keputusan izinnya. Kami tunggu pengumuman dari kepolisian,” lanjut pria yang akrab disapa Iwan Bule ini.(Alvin)

Comments

comments