Pesepak Bola Profesional Dilarang Merumput di PON Papua, Ini Penjelasannya

Tim Sepak Bola PON XX Papua saat bersiap ujicoba.(Antara/PB PON Papua)

Acuantoday.com, Jayapura  – Tim sepak bola peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Provinsi Papua tak boleh  menurunkan pemain profesional.

Wakil Ketua Asprov PSSI Papua Rocky Bebena, seperti dikutip dari laman PB PON Papua, Selasa mengatakan, PSSI telah menetapkan peraturan itu.

Dalam memutus  peraturan itu, kata dia, PSSI mendapat  masukan dari Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Papua di mana PON adalah ajang pembinaan pemain muda.

Ia menjelaskan, Asprov PSSI Papua sudah menerima surat dari PSSI terkait dengan regulasi untuk pemain sepak bola peserta PON XX Papua tahun 2021.

“Surat dari PSSI sudah kami terima tertanggal 10 Maret 2021, tentang perubahan ketentuan pemain sepak bola PON XX tahun 2021, bahkan Technical Handbook (THB) sudah ditetapkan dan akan menjadi pedoman bagi semua tim sepak bola PON,” kata Rocky Bebena.

Dikatakan, cabang olahraga sepak bola juga menerapkan aturan maksimal pemain berusia 23 tahun, maka atlet yang bisa dimainkan wajib kelahiran 1 Januari 1997 ke atas.

Rocky menegaskan, semua tim dapat mengikuti regulasi terkait usia atlet tersebut karena sudah keputusan final induk olahraga PSSI berkaitan dengan surat dari Asprov PSSI Papua.

“THB juga sudah ditetapkan maka PON XX di Papua tanpa pemain profesional,” kata Rocky menambahkan.

Ia menilai, peraturan ini cukup positif karena akan memberikan ruang bagi pemain muda untuk lebih banyak di masukan dalam tim PON di masing-masing daerah.

Cabang sepakbola  mempeertandingkan  dua nomor, yaitu putra dan putri. Untuk sektor putra, sudah ada 12 tim yang dipastikan tampil di PON XX yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Jawa Barat dan tuan rumah Provinsi Papua. (Bram/Antara)

Comments

comments