Belum Ada Kesepakatan Tentukan Pimpinan Pansus Revisi UU Otsus Papua

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin--foto instagram azissyamsuddin

Acuantoday.com, Jakarta- Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin memastikan belum ada kata sepakat antara fraksi-fraksi, terkait nama-nama Anggota DPR yang akan menjadi pimpinan Panitia Khusus (Pansus) Perubahan Kedua UU nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

“Penetapan pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) RUU Otsus Papua karena belum ada kata sepakat, maka kami dari pimpinan memberi ruang lobi untuk fraksi-fraksi berembuk,” kata Azis usai memimpin rapat Pemilihan dan Penetapan Pimpinan Pansus RUU tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, Rabu (17/3)

Dikatakan Azis, saat ini fraksi-fraksi diberi waktu untuk melakukan lobi dan berkomunikasi, karena hal tersebut merupakan langkah yang penting untuk memilih dan mengajukan nama-nama Anggota DPR menjadi Pimpinan Pansus Otsus Papua.

“Kami memberikan waktu satu pekan. Pimpinan DPR memberi ruang lobi bagi fraksi-fraksi untuk komunikasi sehingga proses di awal ini prosesnya berlangsung sejuk,” ucapnya.

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, ada hal-hal krusial yang perlu dibahas dalam revisi UU Otsus Papua, misalnya terkait perbaikan pertumbuhan ekonomi, kesehatan, dan dana Otsus. Dalam Rapat Paripurna DPR Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021 pada Rabu (10/2) kemarin, telah diambil keputusan pembentukan Pansus RUU tentang Perubahan Kedua atas UU nomor 21 tahun 2001 tentang Otsus Provinsi Papua.

Pansus tersebut berisi 30 orang anggota dari 9 fraksi, terdiri dari F-PDIP 7 orang, F-Golkar 4 orang, F-Gerindra 4 orang, F-NasDem 3 orang, F-PKB 3 orang, F-Demokrat 3 orang, F-PKS 3 orang, F-PAN 2 orang, dan F-PPP 1 orang. (rht)

Comments

comments