Pimpinan Parlemen Dorong Penambahan Anggaran Kemenkes untuk Peningkatan Faskes dan Nakes

Ilustrasi - Tenaga Kesehatan (nakes) dari salah satu fasilitas kesehatan sedang melakukan PCR (Polymerase Chain Reaction) swab test pada seseorang untuk mendeteksi virus corona (Covid-19).

Acuantoday.com, Jakarta- Untuk meningkatkan fasilitas kesehatan (faskes) maupun jumlah tenaga kesehatan (nakes) dalam penanganan COVID-19, dukungan anggaran dinilai menjadi hal penting.

Pimpinan Parlemen mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menambahnya dalam pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada DPR RI.

“Mendorong Kementerian Kesehatan untuk terus mendukung upaya peningkatan sarana, prasarana, fasilitas, dan tenaga kesehatan atau medis untuk penanganan Covid-19, dengan mengusulkan anggaran melalui DPR sehingga pasien Covid-19 mendapatkan perawatan atau treatment penyembuhan semaksimal mungkin,” kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Jakarta, Rabu (7/10).

Mengenai evaluasi penanganan COVID, Bamsoet mengungkapkan kesembuhan pasien COVID-19 secara nasional sedikit menurun 0,9 persen pada satu pekan terakhir atau periode 28 September sampai 4 Oktober dibandingkan pekan sebelumnya.
Oleh karena itu, pemerintah melalui Kemenkes bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 diminta segera mengevaluasi, dan mencari penyebab penurunan angka kesembuhan covid-19 tersebut.

“Memetakan daerah yang angka penurunan kesembuhannya turun drastis, agar kemudian dilakukan langkah strategi penanganan dan penyembuhan atau perawatan yang lebih tepat,” ujarnya.

Bamsoet mengapresiasi Pemerintah Daerah yang berhasil meningkatkan angka kesembuhan pasien covid-19, serta menjadikan peningkatan tersebut semangat, agar kesembuhan pasien yang terpapar virus corona terus ditingkatkan.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah diminta terus melakukan sinkronisasi mengatur langkah dalam mengupayakan peningkatan kesembuhan pasien Covid-19. Disamping itu tetap memberikan dukungan agar tenaga kesehatan berkomitmen dalam menangani pasien Covid-19.

“Maksimalkan fasilitas treatment bagi pasien, sehingga pengobatan dan penguatan imun tubuh dapat semakin baik dan berkualitas,” pungkasnya. (rht)

Comments

comments