PKL Usulkan 6 Paket Pemulihan Ekonomi di Kawasan Malioboro

Pertemuan Presidium Komunitas Kawasan Malioboro. (Foto : Chaidir/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Yogyakarta- Pimpinan pengurus paguyuban para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Presidium Komunitas Kawasan Malioboro mengusulkan 6 paket pemulihan ekonomi di kawasan Malioboro pasca vaksinasi massal Covid-19. Usulan tersebut disampaikan untuk Pemerintah Kota Yogyakarta dan Pemda DIY.

Demikian kesepakatan Presidium Komunitas Kawasan Malioboro setelah mengadakan pertemua, Selasa (9/2), di sebuah rumah makan di Yogya. Hadir sejumlah unsur Paguyuban PKL antara lain paguyuban lesehan, paguyuban angkrinhan, KPPKLY, Handayani bahkan perwakilan toko dan Mall.

Ketua Paguyuban Angkringan, Yati mengemukakan bahwa PKL meminta Pemerintah melakukan penundaan kebijakan yang menghambat akses pengunjung masuk ke Malioboro. Teristimewa, kebijakan larangan masuk kendaraan ke Malioboro setelah jam 18.00.

Selain itu meminta Pemerintah untuk menyempurnakan dan memperbaiki fasilitas publik yang menambah kenyamanan pengunjung yang datang ke Malioboro seperti fasilitas parkir dan lainnya.

Sedangkan Ketua Koperasi PKL Yogyakarta Maryono mengatakan, pemerintah bersama Komunitas dan pelaku pariwisata untuk melakukan promosi lebih massif lagi ajakan agar wisatawan datang ke Kawasan Malioboro. Bersama-sama menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid 19.

Meminta kepada Pemerintah Pusat untuk melakukan Percepatan dan massivikasi pelaksanaan vaksinasi bagi seluruh warga.

Adapun hal lain yaitu menghapus kebijakan yang menghambat mobilitas kunjungan wisata. Seperti, menghapus persyaratan swab anti gen bagi warga yang telah melakukan vaksinasi 2 kali, bila hendak bepergian.

“Setelah 20 Maret, kami akan membawa usulan tersebut ke eksekutif dan legislatif. Kami juga akan mengadakan acara sederhana sebagai bentuk kampanye kepada publik untuk datang ke Malioboro. Sekaligus syukuran jemenengan 32 Tahun Sri Sultan HB X,” tambah Maryono. (Chaidir)

Comments

comments