PKS Pastikan Revisi UU ITE Berikan Rasa Keadilan untuk Masyarakar

Ilustrasi Twitter (REUTERS)

Acuantoday.com, Jakarta―Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta memastikan, usulan Presiden Joko Widodo untuk melakukan revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) bisa memberikan rasa keadilan bagi masyarakat Indonesia.

“Dari sisi masyarakat hal ini tentu bisa memberikan rasa keadilan dan kenyamanan di masyarakat,” kata Sukamta kepada wartawan, Rabu (17/2).

Dijelaskan Sukamta, UU ITE ini sangat baik pada awal pembahasan dulu, dimana produk UU ini memberi kepastian hukum bagi para pelaku ekonomi dan bisnis di dunia maya (elektronik). 

Lebih jauh, politisi asal Yogyakarta ini mengatakan, saat UU ini disahkan menjadi UU RI Nomor 11 tahun 2008 juga sudah dinilai terlambat, karena awal tahun 2000-an dunia internet sudah booming, tanpa ada aturan hukum yang secara pasti mengaturnya. 

Parahnya lagi, UU ITE ini kemudian dalam implementasinya lebih kental pada nuansa hukum pencemaran nama baik, daripada soal transkasi ekonomi-bisnisnya.

“Pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik dianggap pasal karet dan dijadikan alat untuk mengkriminalisasi masyarakat, hingga banyak korban berjatuhan,” jelasnya.

Lanjut Sukamta, UU ITE banyak digunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk melaporkan orang lain ke pihak kepolisian dengan dalih pencemaran nama baik atau fitnah di dunia maya (Media Sosial – red).

“Banyak orang dilaporkan, ditangkap dan ditahan karena menyampaikan pendapatnya di internet,” tutupnya. (rht)

Comments

comments