PKS Sesalkan Keputusan Jokowi Pilih Menkes dari Pebisnis

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi (PEN) Budi Gunadi Sadikin, /Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta-Ketua DPP Partai Keadilan Sekahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyayangkan keputusan Presiden Joko Widodo alias Jokowi menunjuk seorang ekonom sebagai Menteri Kesehatan (Menkes). 

Padahal, Menkes itu kementerian teknis yang harus detail prosedurnya.

“Saya dapat informasi ya, kemarin saya sama Doni di salah sati stasiun teve, dia bilang genre Pak Jokowi keluar ‘out the box’, dia pilih Menkes yang punya kemampuan eksekusi yang baik, masalahnya adalah Menkes itu kementerian teknis, dia harus tahu detail prosedurnya,” kata Mardani dalam akun YouTube Fraksi PKS, Sabtu (26/13).

Dikatakan Anggota Komisi II DPR RI ini, dirinya pernah bertemu dengan dokter-dokter ahli yang memiliki kemampuan dalam menangani pandemi Covid-19, dan memiliki manajerial yang baik untuk menjabat kursi Menkes, tetapi Presiden Jokowi lebih memilih orang-orang yang dekat dengan dirinya.

“Saya ketemu dokter Ebep, Ketua Asosiasi Ilmu Penyakit Dalam, peta dia dalam menyelesaikan pandemi jelas kok, banyak pihak dokter dan manajer punya leadership bagus banyak, tapi Pak Jokowi milih orang yang dekat gitu,” ucapnya.

Atas dasar itu, Mardani mengaku khawatir dengan kinerja Menkes baru Budi Gunandi Sadikin yang bukan dari dunia kesehatan. 

Budi Gunadi Sadikin sendiri adalah pebisnis yang berpotensi mengganggu tujuan utama Kementerian Kesehatan dalam penanganan Pandemi Covid-19.

“Saya memang agak khawatir, karena Budi Gunadi ini kan pebisnis, sebelumnya di Bank Mandiri, wakil menteri BUMN. Pola pikir ekonominya malah bisa (mengganggu) tujuan utama bahwa kesehatan itu punya sistem kesehatan nasional, ekosistem kesehatan nasional,” jelasnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo menunjuk Budi Gunandi Sadikin sebagai Menkes menggantikan Dokter Terawan Agus Putranto. 

Budi Gunadi Sadikin adalah seorang Bankir dan pebisnis handal, dan tidak lahir dari dunia kesehatan. (rht)

Comments

comments