PM Singapura: Risiko Ketegangan Cina—AS Makin Parah

Ilustrasi: Perseteruan Cina dan Amerika./Foto: Freepik

Acuantoday.com, Jakarta—Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong melihat ketegangan antara Cina dan Amerika Serikat akan semakin meningkat.

Sementara kemungkinan terjadinya konflik militer antara Cina dan Amerika Serikat rendah.

Hubungan antara Amerika Serikat dan Cina merosot ke titik terendah dalam beberapa dekade di bawah pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump, dengan Beijing mendorong pengaruh global yang lebih besar sebagai tantangan bagi kepemimpinan tradisional AS.

“Ini lebih mungkin terjadi dibandingkan lima tahun lalu, tapi saya pikir kemungkinan bentrokan militer belum tinggi,” kata Lee dalam wawancara dengan BBC yang disiarkan Minggu (14/3).

“Tapi risiko ketegangan semakin parah, yang akan meningkatkan peluang di kemudian hari, saya pikir itu cukup besar.”

Amerika Serikat dan Cina sedang memperebutkan pengaruh di kawasan Indo-Pasifik, praktik ekonomi Beijing, Hong Kong, Taiwan, dan masalah hak asasi manusia di kawasan Xinjiang Cina.

Pemerintahan Presiden Joe Biden telah berkomitmen untuk meninjau elemen kebijakan AS terhadap Cina.

Para diplomat top dari kedua negara akan bertemu di Alaska pada 18 Maret dalam kontak tatap muka tingkat tinggi pertama antara kedua negara di bawah pemerintahan Biden.

Singapura memiliki hubungan dekat dengan kedua negara, dan mempunyai pengaruh ekonomi dan politik yang kuat di wilayah tersebut.

Lee mengatakan tidak mungkin bagi Singapura untuk memilih antara Amerika Serikat dan Cina.

Ketika ditanya tentang risiko konflik militer, ia mengatakan, “Itu bisa terjadi sebelum Anda mengharapkannya, jika ada kecelakaan. Jika negara-negara berhati-hati, itu tidak akan terjadi.” (adi)

Comments

comments