Poliisi Endus Indikasi Penyimpangan Proyek GOR Bima

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana. /Foto: Antara/Dhimas B.

Acuantoday.com, Mataram  – Diduga kuat  ada “permainan” dalam proyek pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Bima  senilai Rp11,2 miliar.

Polisi mengendus adanya indikasi penyimpangan dalam proyek yang didanai Kementerian Pemuda dan Olahraga itu.

“Indikasi penyimpangannya didapatkan oleh Tim Subdit III Bidang Tipikor Ditreskrimsus dari hasil cek fisik bangunan,” kata Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol. I Gusti Putu Gede Ekawana di Mataram, Jumat (13/11)

Ekawana menegaskan bahwa ada indikasi bangunan tidak sesuai dengan perencanaan.

Tindak lanjut dari temuan tersebut, pihak kepolisian mengagendakan koordinasi dengan ahli konstruksi. Klarifikasi dengan para pejabat terkait, kata dia, juga masuk dalam agenda lanjutan

“Nanti kita lihat apakah ada indikasi kekurangan pekerjaannya,” katanya.

Proyek GOR Bima di Desa Panda, Kabupaten Bimaitu dikerjakan oleh PT Kerinci Jaya Utama yang beralamat di Kota Mataram, NTB.

Dalam perinciannya, anggaran untuk membangun tribun penonton. Namun, hingga batas akhir pengerjaannya, proyek tersebut tidak selesai hingga pihak pelaksana dibebankan untuk membayar denda Rp192 juta.

Namun, infonya dalam proyek tersebut telah muncul provisional hand over (PHO) atau serah terima sementara pekerjaan. (Jena/Ant)

(

Comments

comments