Sindikat Pemalsu Tes Swab COVID-19 Diamankan Polisi

Warga mengantre di lokasi tes cepat (rapid test) COVID-19 di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto : Angkasa Pura II)

Acuantoday.com, Jakarta- Belasan orang yang diduga tergabung dalam sindikat pemalsu surat hasil test swab PCR, berhasil ditangkap Tim Garuda Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

“Sindikat pemalsuan surat swab PCR berhasil diamankan Tim Garuda Satreskrim Polresta Bandara Soetta,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yuriko, saat dikonfirmasi, Minggu (17/1)

Alexander belum bersedia menyebutkan identitas, kronologi hingga bagaiamana modus sindikat tersebut bekerja. Ia hanya berkata belasan orang yang ditangkap diduga kuat dalam sindikat pemalsuan surat swab PCR sebagai syarat menjadi penumpang pesawat.

“Belasan orang diamankan dan ditahan karena terlibat dalam sindikat pemalsuan surat kesehatan sebagai syarat menjadi penumpang penerbangan,” ujarnya.

Namun yang jelas, semua terduga pelaku kini tengah ditahan di Mapolresta Bandara Soetta. Untuk mengetahui seluk-beluk kasus ini, polisi bakal merilis kasusnya besok hari (18/1).

Pemalsuan tes swab PCR bukan barang baru, sebelumnya Polda Metro Jaya menciduk tiga orang tersangka kasus serupa pada awal Januari ini. Mereka dalam menggaet konsumen melalui cara promosi di media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengemukakan bahwa ketiga tersangka itu adalah MHA (21), EAD (22) dan MAIS (21).

Yusri mengatakan bahwa ketiga tersangka itu seringkali memalsukan hasil tes swab PCR dengan cara mengganti nama dalam dokumen berbentuk fail PDF hasil tes swab PCR.

Awal perkara ini pun terbongkar berkat bantuan media sosial. Saat itu influencer dan juga dokter bernama Tirta Mandira Hudhi memposting di akun Instagramnya soal praktik penjualan pemalsuan tes swab ini. Dia menekankan, pemalsuan swab PCR ini ditujukan agar setiap orang yang membelinya bisa bebas ke luar kota.

Postingan dokter Tirta lantas jadi viral dan diketahui oleh PT Bumame Farmasi yang namanya dicatut oleh ketiga tersangka di dalam kop surat hasil tes swab PCR. Mereka lekas membuat laporan ke Kepolisian.

Mulanya MHA yang ditangkap, sebelum kemudian berhasil menangkap dua tersangka lainnya berinisial MAIS dan EAD. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku ini menawarkan surat hasil tes swab PCR palsu seharga Rp650.000. (rwo)

Comments

comments