Polisi Cokok Guru Cabul SMP di Jakarta Barat, Korban Diimingi Hadiah

Ilustrasi - Tim gabungan Kejaksaan Agung dan Kejari Purwokerto terpidana kasus penipuan multi level marketing (MLM) Eliza Kartikasari Nur Faizah. Kamis (1/10) Kejagung merilis penangkapan buronan sejak 10 tahun itu.

Guru Cabul di SMP Jakarta Barat Ditangkap, Korban Diimingi Hadia

Acuantoday.com, Jakarta-Polisi membongkar perilaku cabul yang dilakukan guru honorer di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta Barat. 

Guru yang belum disebutkan identitasnya ini, diketahui mencabuli muridnya selama bertahun-tahun. 

“Dilakukan oleh guru honorer yang mengajar olahraga sejak korban masih kelas 1 SMP usia 13 tahun,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru dalam keterangan tertulis, Jumat (25/12).

Aksi cabul iru  terungkap, ketika korban kini berusia 16 tahun. 

Polisi masih mendalami kasus ini. Namun yang jelas, polisi sudah mengantongi modus tersangka dalam melancarkan aksinya. 

Audie menerangkan, modus tersangka mula-mula mendekati korban, seraya diiming-imingi hadiah hingga akhirnya teperdaya. 

Setelah korban teperdaya, lanjut Audie, pelaku kemudian membawa korban ke tempat di mana pelaku leluasa menyalurkan nafsu jahatnya. Ada dua tempat sekaligus, yaitu di hotel dan juga kos-kosan. 

“Ini berlangsung selama tiga tahun,” ujarnya. 

Sebelumnya pada November lalu, Polres Metro Jakarta Utara juga berhasil mengungkap pencabulan oleh seorang guru silat, berinisial NK (40).

Ia mencabuli dua muridnya sekaligus, EFW (17) dan AF (14). Aksi bejat pelaku sudah berlangsung sejak September 2019. 

Relasi kuasa terjadi dalam kasus pencabulan ini. Pelaku menakut-nakuti muridnya tidak akan bisa mencapai titik sempurna ilmu silat, bila tidak mau meladeni nafsu bejatnya. Selain itu, korban diancam bakal kesurupan. 

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti di antaranya sebuah visum et repertum, pakaian silat, dan pakaian kedua korban. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. (rwo)

Comments

comments