Polisi Klaim Pilkada Berjalan Aman dan Kondusif

Kapolri Jenderal Idham Azis. (Foto : Ade Irawan)

Acuantoday.com, Jakarta―Kapolri Jenderal Idham Azis menyebut, Pilkada 2020 yang digelar di 270 daerah berlangsung dengan aman, lancar dan kondusif. 

“Kita bersyukur, proses pencoblosan Pilkada 2020 yang diikuti 270 daerah berjalan dengan aman dan terkendali tanpa adanya gangguan,” kata Idham melalui keterangan resmi, Kamis (10/12).

Ukuran keadaan kondusif itu, lanjut Idham, dilihat dari belum adanya laporan insiden dari tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), atau tempat rawan konflik lain di hari pencoblosan, Rabu (9/12) kemarin. 

Tolok ukur lain, kepolisian menganggap seluruh pihak telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19. 

“Protokol kesehatan memang harus ketat dan itu sudah dilakukan di masing-masing TPS saat pencoblosan,” klaimnya.

Sementara itu menurut Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah, sebanyak 128 ribu pemilih kena tegur lantaran enggan mematuhi prokes.

Teguran terbanyak terjadi di Sumatera Utara, 27.082. Kemudian Bali dengan angka 22.222, disusul Riau (14.189) dan Jawa Timur (11.404).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga menemukan sederet pelanggaran selama gelaran Pilkada. Hasil pengawasan sementara hingga Rabu siang pukul 13.00 WIB ditemukan 18.668 pelanggaran di TPS dari 122.700 TPS yang dipantau.

Hal yang dilanggar, salah satunya soal prokes. Misal, ditemukan 1.454 TPS tidak menyediakan sarana cuci tangan. 

Selain itu didapati juga TPS yang tidak menyediakan bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat celsius. Ditambah, terdapat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terpapar COVID-19 hadir di 1.172 TPS. 

Padahal, dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020, Polri menurunkan sekitar 192.000 personel. Selain itu ada 139 personel perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) yang diturunkan dalam pengamanan pesta demokrasi ini. (rwo)

Comments

comments