Polisi Penabrak Pesepeda Motor hingga Tewas Berpotensi Jadi Tersangka

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo,/Foto:Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Aiptu Imam Chambali, berpotensi menjadi tersangka atas insiden kecelakaan maut di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, setelah mobilnya menabrak tiga pesepada motor sekaligus. Satu perempuan bernama Pinkan tewas seketika, sementara M Sharif (41) dan Dian Prasetyo selamat, kendati mengalami luka berat.

Dirtalntas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, musabab kecelakaan yang ditengarai cekcok di jalanan antara Imam dengan pengemudi lain bernama Hanandi, menjadi celah kepolisian buat menjerat Imam. Keputusan status tersangka, bergantung pada hasil pemeriksaan terhadap Imam dan beberapa saksi, yang disebut sudah rampung.

“Memang status polisinya masih sebagai saksi, tapi tidak menutup kemungkinan bisa juga nanti kalau kita menemukan bukti baru, statusnya bisa dinaikkan menjadi tersangka,” kata Sambodo kepada wartawan, Senin (28/12).

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut itu terjadi di jalan raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada saat Natal, Jumat (25/12) pukul 11 siang. Musabab insiden dipicu, lantaran mobil Imam diserempet oleh mobil milik Hananda Riadi (25), seorang pegawai bank BUMN, sebelum akhirnya mobil Imam oleng dan masuk ke ruas lawan arus hingga menabrak para korban.

Dari kejadian ini, polisi menetapkan Hananda sebagai tersangka, kendati mobil polisi yang jelas menabrak. Ia dijerat pasal 311 ayat 5 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun atau denda Rp24 juta.

Sebelum mobil Hananda menyerempet mobil polisi itu, keduanya terlibat cekcok. Semua diawali karena Imam tak terima mobilnya disalip.

“Mobil polisi ini memotong dan menghentikan mobil Hyundai dan menurut pengakuan tersangka polisi kemudian sempat melakukan pemukulan,” kata Sambodo.

Hananda yang kesal dibogem Imam, lantas mengejar hingga akhirnya berhasil menyerempet mobil Imam. Namun naas, lantaran hantaman dari arah kiri itu, mobil Imam oleng ke arah kanan sampai melewati pembatas jalan dan menabrak tiga korban dari arah yang berlawanan.

Polisi menetapkan Hananda sebagai tersangka dalam kasus ini, berdasar pada keterangan dua saksi kunci dari total lima saksi yang telah dimintai keterangan. Ditambah, juga telah melihat rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan insiden tersebut. (rwo)

Comments

comments