Polisi Siap Ladeni Praperadilan Rizieq Shihab

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. ./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Polri siap meladeni gugatan praperadilan yang dilayangkan tim kuasa hukum pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Gugatan Rizieq ini merupakan buntut dari penetapan tersangka dan penahanan atas dirinya terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan.

“Prinsipnya kami menghormati tapi siap juga menghadapi gugatan tersebut,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Rabu (16/12).

Kata Argo, kepolisian bakal dengan senang hati membuka hal yang mengejutkan saat persidangan nanti, di luar dari fakta yang selama ini disajikan. Menurutnya, itu baru sebagian.

“Kami akan beberkan fakta-fakta di persidangan nanti,” pungkas dia.

Gugatan Rizieq telah diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (15/12/2020) dan terdaftar dengan nomor register 150/Pid.Pra/2020/PN.Jkt.Sel.

Diberitakan, lewat praperadilan itu, Rizieq meminta penetapan dirinya sebagai tersangka pelanggaran protokol kesehatan dibatalkan.

“Kami meminta agar hakim praperadilan menyatakan penetapan tersangka terhadap Imam Besar Muhammad Rizieq Shihab yang dilakukan pihak penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya beserta jajarannya adalah tidak sah, tidak berdasar hukum, dan oleh karena itu tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat,” kata Kamil Pasha, anggota tim kuasa hukum Rizieq, dalam keterangan tertulis, Selasa (15/12) kemarin.

Klaim Kamil, penangkapam pimpinan FPI itu tidak sah di mata hukum. Karena itu, proses hukum sejauh ini mestinya dibatalkan.

“Termasuk penangkapan dan penahanan juga tidak sah dan oleh karenanya tidak mempunyai kekuatan mengikat, serta penyidikan atas perkara a quo juga harus dihentikan,” ujarnya.

Rizieq dalam kasus ini dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dan Pasal 216 KUHP tentang tindakan melawan aparat dengan ancaman paling lama 6 tahun penjara. Ia kini mendekam sementara di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya selama 20 hari. (rwo)

Comments

comments