Polisi Tegaskan Belum Ada Vaksin Palsu di Indonesia

Ilustrasi - WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menginisiasi program vaksin global, COVAX untuk didistribusikan secara setara ke negara-negara, termasuk negara berkembang dan miskin./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta―Kerja sama Kepolisian Internasional atau Interpol merilis temuan 400 botol kecil (vial), setara dengan sekitar 2.400 dosis vaksin palsu yang ditemukan di sebuah gudang di Afrika Selatan asal Cina.

Menanggapi vaksin palsu itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyatakan, sampai saat ini di wilayah hukum Indonesia belum ada kasus semacam itu.

“Yang jelas, kalau bicara vaksin palsu ada pihak yang bertanggung jawab di situ, tentunya Polri akan mem-back up terkait vaksin palsu itu. Tapi, sampai saat ini di Indonesia belum ada kasus vaksin palsu itu,” kata Brigjen Rusdi di Jakarta, Jumat (5/3).

Mengingat pentingnya vaksin di saat pandemi, jelas Rusdi, Polri bakal memantau setiap perkembangan guna mengantisipasi praktik ambil untung dengan jalan menipu.

Sebagai penjamin keamanan masyarakat, ucap Rusdi, Polri bakal menindak siapapun yang mencoba mengedarkan vaksin palsu di tengah tingginya harapan akan vaksinasi.

“Bila ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari kegiatan ini (vaksinasi covid) dan melanggar hukum. Tentunya Polri akan mengambil langkah-langkah,” pungkasnya. (mmu)

Comments

comments