Polisi Tetapkan 131 Tersangka Demo Ricuh Omnibus Law

Halte Busway Transjakarta terbakar saat demo penolakan UU Cipta Kerja berlangsung./Foto: Acuantoday.com (Rohman Wibowo)

Acuantoday.com, Jakarta―Polisi menambah tersangka demo ricuh penolak Omnibus Law Cipta Kerja selama berlangsung di Jakarta, menjadi 131 orang, sebagian besar berstatus mahasiswa, pelajar dan pengangguran.

Dari jumlah itu, 69 demonstran telah ditahan, atau bertambah 41, dari sebelumnya 28 orang.

“Tersangka diduga terlibat perusakan gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan perusakan mobil,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10).

Nana menambahkan, sekira 20 tersangka termasuk yang merusak belasan halte Transjakarta di sekitar kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan beberapa pos polisi di sepanjang Jalan jenderal Sudirman.

Sisanya, lanjut Nana, diduga terlibat dalam beberapa kejadian, mulai dari ambulans kabur yang dihentikan polisi di Menteng, pelaku kerusuhan demo di sekitar Tugu Tani hingga tersangka yang melakukan kekerasan kepada anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Selatan.

Para pelaku itu, katanya, dijerat Pasal 212 KUHP, Pasal 218 KUHP, Pasal 170 KUHP dan Pasal 406 KUHP tentang perusakan.

Nana menyatakan pihaknya masih mencari aktor di balik kerusuhan.

“Penggerak [dalang] pelajar ada beberapa yang sudah kami identifikasi, kami terus lakukan penyelidikan,” katanya.

Seperti diketahui, unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja terjadi selama tiga pekan di Ibu Kota sejak pengesahan oleh DPR pada 5 Oktober lalu. Di luar Jakarta, ada setidaknya demo terjadi di 18 provinsi. Selama itu, polisi telah menangkap 5.918 orang. (rwo)

Comments

comments