Polisi Ungkap Apartemen Kini Jadi Lokasi Pesta Narkoba

Polda Metro jaya memusnahkan barang bukti narkoba dari hasil Operasi Nila 2020./Foto: Acuantoday.com (Rohman Wibowo)

Acuantoday.com, Jakarta―Polisi mengungkap tren baru pemadat menggelar pesta narkoba di masa pandemi COVID-19.

Saat masa normal, tempat hiburan malam, seperti diskotik kerap jadi ruang pesta barang haram. Tapi setelah ditutup karena pandemi, pesta candu ke apartemen dan hotel

“Kenapa ini narkoba masih beredar dan masih banyak peminat? khusus ekstasi memang mereka setelah tempat hiburan tutup mereka mengalihkan. Mereka melakukan pesta di apartemen, di hotel,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/11).

Nana menyebut, situasi pandemi membuat banyak orang jenuh, sehingga melampiaskankannya dengan mengonsumsi narkoba.

“Dan memang situasi pandemi pergerakan orang terbatas menimbulkan kejenuhan. Kejenuhan ini mereka larinya ke penggunaan narkoba dan sabu,” ujar Nana.

Dugaan Nana dikonfirmasi dengan temuan narkoba yang didapat Ditresnarkoba Polda Metro Jaya selama kurun tahun ini

Hasilnya, polisi berhasil mengungkap kasus berdasar 275 laporan yang masuk, dengan jumlah tersangka 330 orang, meliputi 8 orang bandar, 285 orang pengedar, dan 37 orang pemadat.

Nana membeberkan, dari hasil Operasi Nila yang berlangsung sejak 19 Oktober, pihaknya berhasil menyita ratusan kilogram sabu dan semuanya telah dimusnahkan.

“Kami ungkap adalah sabu 190 kg, ganja 265 kg, ekstasi 9.300 butir, kemudian tembakau gorila 8.16 kg. Juga happy five 570 butir, bubuk ekstasi 18.51 kg, dan obat baya 930 butir,” bebernya. (rwo)

Comments

comments