Polrestabes Semarang Gelar Layanan SIM Gratis bagi Kaum Difabel

Penyandang Disabilitas yang tengah membuat SIM Khusus dan dilayani oleh jajaran Polrestabes Semarang. Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Semarang―Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang menggelar layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis bagi kaum difabel di Kantor Kecamatan Semarang Barat, Rabu (3/3).

Program ini merupakan bagian dari rangkaian “100 hari kerja Kapolri”. Demikian, disampaikan Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar melalui Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit.

AKBP Sigit menjelaskan, pelatihan ini dikhususkan bagi orang-orang yang menyandang keterbatasan fisik dan masyarakat lainnya guna mendukung program kerja 100 hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dilantik di Jakarta pada akhir Januari lalu.

“Jadi ini adalah terobosan dari Polrestabes Semarang, agar masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik atau disabilitas bisa mengikuti tes pembuatan SIM, dan nantinya dapat memiliki SIM. Bisa memiliki hak yang sama dengan warga normal lainnya,” tandas AKBP Sigit kepada awak media.

Untuk mendukung program layanan gratis bagi kaum difabel, Polrestabes Semarang sebelumnya telah melakukan pemetaan dengan mendatangi satu per satu warga yang memiliki kecacatan fisik dan memiliki kendaraan.

Data tersebut didapatkan dari para guru di sekolah yang menaungi para difabel. Dari data itu, anggota Satlantas Polrestabes Semarang datang ke rumah masing-masing.

“Saat datang, kami juga menjelaskan kepada mereka, bahwa akan diadakan pelatihan gratis ini. Kami akan permudah dalam pembuatan SIM khusus mereka,” lanjut AKBP Sigit.

Lebih lanjut, AKBP Sigit juga menerangkan, SIM bagi difabel merupakan SIM khusus yang berbeda dengan masyarakat umum lainnya.

“Memang berbeda dengan SIM untuk orang normal yang biasanya SIM C bagi kendaraan roda dua. Namun untuk SIM kendaraan disabilitas ini merupakan SIM khusus,” ungkapnya.

Pihaknya, kata sigit, akan melatih dan mempermudah para difabel untuk mendapatkan SIM, bukan berarti dalam pengurusan SIM ini gratis.

“Namun berbeda dalam tahapan tesnya saja. Untuk itu, kita akan latih mereka secara berkala, setiap akhir pekan. Dan untuk melatih itu, kita akan datangi mereka satu persatu,” imbuh AKBP Sigit.

Jajaran Polrestabes Semarang juga berharap nantinya SIM khusus bagi difabel akan bermanfaat dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.

“Ini bentuk kepedulian kami terhadap para disabilitas, karena kita semua memiliki hak sama tanpa ada perbedaan. Kewajiban kita memberikan kemudahaan dan pertolongan bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik seperti ini. Semoga SIM khusus ini nantinya dapat bermanfaat bagi mereka,” pungkas AKBP Sigit. (alvin)

Comments

comments