Postel Jembatani Penanganan Krisis Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi

Menteri Kominfo Johnny G. Plate (ketiga dari kiri) dalam Upacara Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-75 dari Aula Anantakupa, Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (28/9/2020)./Foto: Kominfo

Acuantoday.com, Jakarta―Sektor pos dan telekomunikasi memiliki peranan yang penting untuk menjadi solusi yang menjembatani penanganan krisis kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional.

“Menyadari kebutuhan tersebut, pemerintah pun hadir dengan agenda besar percepatan transformasi digital nasional yang harus diimplementasikan sesegera mungkin,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam peringatan Hari Bahkti ke-75 Postel yang jatuh pada 27 September 2020, di Aula Anantakupa, Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (28/9).

Pada kesempatan tersebut, Johnny mengajak seluruh insan pos dan telekomunikasi serta ekosistem komunikasi dan informatika untuk mengembangkan inovasi dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia.

“Inovasi, kreasi, dan kontribusi kita bersama menjadi kunci dalam pelaksanaan akselerasi transformasi digital Indonesia,” ujarnya.

Menteri Kominfo mengingatkan kembali sejarah pada 27 September 1945, ketika Soetoko dan kawan-kawan yang tergabung dalam Angkatan Muda Pos, Telegrap, dan Telepon (AMPTT) merebut jawatan PTT dari tangan tentara Jepang.

“Sejak saat itu, 27 September kita peringati sebagai Hari Bakti Postel sebagai salah satu tonggak kemerdekaan bangsa, sekaligus merupakan titik awal dalam perkembangan pos serta telekomunikasi Indonesia,” ungkapnya.

Guna memperingati perjuangan sekaligus jasa Soetoko dan kawan-kawan terhadap kemajuan bidang pos dan telekomunikasi Indonesia, Menteri Johnny menyatakan peringatan tahun ini diselenggarakan Transformasi Digital untuk Indonesia Maju.

“Hari ini plus satu, kita rayakan Hari Bakti Postel ke-75 yang bertema “Transformasi Digital untuk Indonesia Maju” dengan meriah secara maknawi dan tetap mengutamakan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” ujarnya.

Menurut Menteri Kominfo, perjuangan dalam membangun negara belum selesai. Oleh karena itu, Menteri Johnny mengajak seluruh sivitas Kementerian Kominfo terus berinovasi dan berkarya untuk menyiapkan Indonesia yang siap akan Revolusi Industri 4.0.

“Terlebih lagi, dalam masa pandemi ini, hampir seluruh kegiatan dan aktivitas masyarakat membutuhkan telekomunikasi dan infrastruktur yang mumpuni,” ajaknya.

Mengutip arahan Presiden Joko Widodo, Menteri Johnny kembali menyampaikan lima fokus utama dalam agenda percepatan transformasi digital nasional.

Pertama, percepatan perluasan akses dan peningkatan pembangunan infrastruktur digital. Kedua, pembuatan peta jalan transformasi digital di sektor strategis. Ketiga, percepatan integrasi pusat data nasional. Keempat, penyiapan sumber daya manusia atau talenta digital, Kelima, percepatan penyiapan hal-hal yang terkait regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan.

“Sejalan dengan arahan tersebut, Kementerian Kominfo secara serius terus mengupayakan percepatan transformasi digital Indonesia melalui empat pendekatan,” tegasnya. (adi)

Comments

comments