Potensi Kluster Baru COVID: Waspadai Lokasi Pengungsian Banjir

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito? Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Pemerintah mengingatkan warga waspada bencana banjir di tengah pandemi virus corona. Tingginya intensitas curah hujan beberapa hari ke depan diprediksi sebagai dampak La Nina seperti dilaporkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Berkaitan dengan itu, Juru Bicara Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengingatkan lokasi pengungsian banjir bisa menjadi kluster baru saat pandemi Covid-19 masih mengancam.

“Dengan banyaknya pengungsi yang kemungkinan berada di lokasi pengungsian, maka ada potensi besar lokasi ini berkembang jadi kluster baru jika tidak diantispasi sejak sekarang,” ujar Wiku dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/10).

Ia meinta semua pihak terutama pemerintah dapat mengantisipasi ancaman tersebut.

“Pemerintah Daerah perlu mengantisipasi dampak banjir kepada warganya yang ada di lokasi pengungsian, khususnya yang terkait sulitnya menjalankan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Wiku mengatakan, lokasi pengungsian banjir bisa menjadi kluster baru saat pandemi Covid-19 masih mengancam.

“Dengan banyaknya pengungsi yang kemungkinan berada di lokasi pengungsian, maka ada potensi besar lokasi ini berkembang jadi kluster baru jika tidak diantispasi sejak sekarang,” lanjut Wiku.

Meski begitu, Wiku menyebut kluster baru bisa dihindari jika para korban banjir bisa tetap menjaga protokol kesehatan saat tinggal sementara di lokasi pengungsian kelak.

“Walau demikian, tak ada lagi langkah yang paling tepat selain kedisiplinan para pengungsi itu sendiri untuk mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” jelas Wiku.

Ia pun meminta agar Pemda bisa menjaga kebersihan sekaligus mempersiapkan fasilitas untuk lokasi pengungsian jauh-jauh hari sebagai langkah antisipasi.

“Dalam hal ini Pemda diharapkan dapat proaktif untuk memetakan dan merencanakan dengan baik terkait penyediaan dan kelayakan fasilitas pengungsian sebagai langkah antisipatif,” tutupnya.(har)

Comments

comments