Potensi Pariwisata Lokal di Daerah Perlu Digali Serius

Diskusi Empat Pilar MPR RI dengan tema "Kebangkitan Pariwisata dari Pandemi COVID-19 Sebagai Pondasi Ekonomi Nasional" di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/11). (Rahmat/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Jakarta- Pembangunan daya tahan kepariwisataan nasional dari dampak pandemi Covid-19 harus berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan lokal (Wisnas) bukan kunjungan wisatawan manca negara (Wisman).

Destinasi wisata lokal di berbagai daerah di Indonesia juga harus merata dibangun, ketimbang hanya memperioritaskan beberapa destinasi wisata nasional. “Kita menyadari bahwa ada perbedaan nilai ekonomi dari variabel demand wisman atau wisnas,” kata Hetifah melalui daring dalam diskusi di Gedung DPR RI, Senin (30/11).

Politikus partai Golkar ini menurutkan, potret menarik pariwisata nasional diberbagai daerah di Indonesia mulai digali oleh masyarakat setempat, dan hal itu perlu dukungan serius dari Pemerintah.

“Makanya kami, Panja, bukannya tidak setuju dengan 5 destinasi luar biasa prioritas yang ada. Tapi kami rekomendasikan, sudah lah lebih baik kita support, destinasi wisata lokal,” ucapnya.

Untuk itu, perlu ada strategi dan sosialisasi yang baru dengan situasi dan dampak pandemi. Sebagai legislator yang mewakili rakyat Kalimantan Timur (Kaltim), Hetifah menuturkan, dirinya juga tengah berupaya mendorong agar destinasi wisata di Kaltim bisa dioptimalkan menjadi pilihan destinasi wisata untuk masyarakat sekitar Kaltim.

“Kami dari Kalimantan Timur tentu saja sangat berharap dukungan dari pemerintah, karena destinasi-destinasi wisata kami juga banyak yang tidak kalah hebat seperti di Berau, Kukar, Balikpapan dan Samarinda yang tidak kalah bagus dari pada Jawa Barat,” tukasnya. (rht)

Comments

comments