PPKM Diperpanjang, DPRD Kota Bandung Dorong Ada Peningkatan Sanksi Pelanggar

Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan

Acuantoday.com, Bandung – Pemerintah pusat memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali hingga 2 pekan ke depan. Keputusan tersebut seperti diketahui telah disampaikan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, Sabtu (20/2).

PPKM skala mikro yang telah berjalan 9 Februari dan sejatinya akan berakhir pada 22 Februari 2021 kini resmi diperpanjang mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021 mendatang

Merespons kebijakan itu, Ketua DPRD Kota Bandung Tedy  Rusmawan berharap ada peningkatan sanksi dalam penerapan PPKM di Bandung terutama bagi para pelanggar. “Seperti soal jam operasional supaya aturan yang ditetapkan wajib ditaati, dan pelaku usaha tidak menganggap enteng peraturan,” tegas Tedy saat dikonfirmasi, Minggu (21/2).

Tedy juga meminta agar protokol kesehatan bagi masyarakat terus gencar. Selain itu, diperlukan sosialisasi Permenkes terkait tes usap (swab) sebagai dasar acuan Covid-19. “Masih banyak perdebatan yang sehat dan tidak sehat usai terpapar Covid-19. Dalam Permenkes, PCR atau Swab itu tidak jadi rujukan sehat atau tidak sehat,” kata Tedy.

Soal adanya Peraturan Daerah tentang penanganan Covid-19 di sejumlah daerah namun Kota Bandung belum memilikinya, Tedy menyebut itu tak perlu jadi masalah. “Kota Bandung masih cukup tertangani oleh Peraturan Wali Kota mengingat pandemi sering berubah. Aturan itu dilaksanakan lah dengan penuh komitmen,” tandasnya. (dila)

Comments

comments