PPKM Tidak Efektif, Ketua DPD Minta Pemerintah Lebih Tegas ke Pelanggar Protkes

Tim gabungan pemburu pelanggar PPKM (pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat) melakukan patroli di Kota Bogor, Rabu (13/1/2021). (ANTARA/HO/Polresta Bogor Kota)

Acuantoday.com, Jakarta―Ketua DPD RI La Nyala Mataliti menilai kebijakan Pemerintah dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran Covid-19 dinilai kurang efektif. 

Indikasinya, pasien yang terpapar Covid-19 terus naik dan kini telahtembus 1 juta orang.

“Untuk itu, saya harap sebaiknya pemerintah daerah menyiapkan sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan,” kata La Nyala kepada wartawan, Kamis (28/1).

Senator asal Jawa Timur ini mengaku heran dengan kebijakan Pemerintah yang tidak disertai dengan sanksi tegas. 

Kondisi ini membuat jumlah orang yang terpapar Covid-19 terus meningkat, dan masyarakat mulai acuh terhadap penerapan protokol kesehatan. 

“Sudah beberapa pekan PPKM dijalankan. Namun hasilnya kurang efektif. Karena jumlah kasus Covid-19 tidak mampu ditekan. Masyarakat pun seperti mengabaikan protokol kesehatan,” akuinya.

Atas dasar itu, mantan Ketua PSSI ini berharap Pemerintah harus tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar protokol kesehatan. 

“Ini sangat kita sayangkan. Padahal, langkah pertama untuk memutus mata rantai itu adalah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” harapnya.

Menurut La Nyalla, jumlah orang yang terpapar Covid-19 ini membuat kondisi makin buruk. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Jika semua lapisan masyarakat patuh protokol kesehatan saya yakin wabah ini melandai,” pungkasnya. (rht)

Comments

comments